Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur: Fisip Hasilkan Perekayasa Masa Depan Bangsa

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9867.jpg

    BANDUNG-Dalam dunia pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) adalah lembaga penghasil perekayasa sosial dan politik yang dapat merekayasa masa depan bangsa dan negaranya. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam Milad Fisip Universitas Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung ke-3 pada Rabu (8/10) di Auditorium Kampus UIN SGD.
     
    Gubernur menjelaskan, makna perekayasa dalam hal ini memiliki arti yang positif bahwa fakultas ini menghasilkan manusia perekayasa perubahan dan peradaban yang unggul. "Fisip menghasilkan manusia-manusia perekayasa untuk menghasilkan perubahan dan perdaban yang unggul-yang diperlukan umat manusia," ungkap Gubernur dalam sambutannya.
     
    Menurut Gubernur, dalam ilmu sosial dan politik harus memiliki peran dalam menghasilkan manusia-manusia perekayasa ini untuk merekayasa masa depan bangsa dan negara. Hal ini dapat dilakukan melalui : penentu cetak biru atau blue print ekonomi bangsa menjadi pemikir blue print rekayasa sosial bangsa, kontribusi perekonomian melalui rekayasa atau membuat barang mentah/baku menjadi barang jadi yang memiliki nilai ekonomi tinggi, kontribusi kepemimpinan-yang akan mengendalikan ilmuwan, professional, serta para pemilik modah atau harta. Untuk itum Gubernur mengatakan perekayasa sosial dan politik sangat penting dalam merekayasa peradaban masa depan Indonesia.
     
    Pada kesempatan ini, Gubernur pun membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Fisip UIN SGD Bandung, yang tahun ini mengambil tema “Fisip Berkarya Nyata, Berpikir Global, Unggul, Terdepan, dan Bertindak dengan Kearifan Budaya Lokal yang Berakhlakul Karimah Menuju Masyarakat Ekonomi Asean 2015”. Selain itu, Gubernur pun memberikan bantuan senilai Rp 2 Milyar untuk pembangunan perluasan masjid di Kampus UIN SGD.
     
    Dekan Fisip UIN SGD Dr. Sahya Anggara, Drs., M.Si mengatakan bahwa Fisip UIN SGD mempunyai tekad untuk menjadi World Class Faculty. Untuk itu, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa universitas di Malaysia, Australia, dan Jepang untuk mengadakan mengadakan program kuliah double dgree. Sementara pada tahun, peminat Fisip UIN SGD Bandung berjumlah 13.680 orang, namun yang diterima hanya 990 orang saja.
     
    Acara yang turut dihadiri Ketua KPUD Jawa Barat, Rektor dan para Wakil Rektor UIN SGD Bandung, Staf Dosen dan Karyawan serta mahasiswa/i Fisip UIN SGD Bandung ini juga dimeriahkan oleh tarian tradisional dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Kalimantan Barat, Bali, dan Singapore yang menyimbolkan keberagaman serta persatuan Indonesia-Asean jelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 mendatang.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus