Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jawa Barat Siap Kembangkan Wilayah Timur

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9930.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima  Forum Ekonomi Jabar (FEJ) yang dipimpin langsung oleh Jajat Priatna Purwita di Gedung Negara Pakuan, Sabtu (18/10).

    Dihadapan Gubernur, FEJ melakukan presentasi Master Plan Pengembanan Wilayah Jawa Barat Bagian Timur Dalam Rangka Mendukung Pengembangan Pusat Pertumbuhan Industri.

    Forum Ekonomi Jabar atau FEJ dalam presentasi mengungkapkan, cakupan wilayah timur tersebut meliputi: Cirebon, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Kuningan, Ciamis, Banjar sampai Pangandaran. Master plan tersebut sebagai pengembangan industri yang merupakan ekspansi atau relokasi industri dari wilayah barat Jawa Barat,  yaitu industri tekstil/TPT dan otomotif. Di kawasan timur sendiri sudah berkembang industri furtinur, batik dan pertanian, serta perikanan.

    Dalam master plan tersebut disebutkan  untuk pertumbuhan industri akan dipusatkan di Kertajati, Ujung Jaya dan kawasan industri di Kota Cirebon. Sedang sebagai wilayah penyangga adalah Kabupaten Cirebon sebagai pusat palayanan perdagangan. Indramayu sebagai kawasan agrowisata dan wilayah penyangga. Majalengka sebagai pusat penyedia layanan transporasi dan perumahan. Kuningan sebagai kawasan pariwisata dan wilayah penyangga, serta Sumedang sebagai kawasan pariwisata dan pusat inovasi.

    Aher mengaku, sangat mengapreasi kajian master plan yang telah dipresentasikan oleh FEJ.

    Menurut Aher, sejak dulu muncul ide serupa yang diutarakan oleh FEJ. Karena sudah semestinya ada pemerataan pembangunan di semua wilayah di Jawa Barat. Akan tetapi dalam pembangunannya harus bisa menguntungakan masyarakat sekitar. Kemudian tercipta tata kelola industri mulai dari hulu hingga hilir.

    “Kawasan itu harus dijadikan kawasan perkonomian yang menguntungkan masyarakat, yang ramah lingkungan. Yang berbasis pertanian yang dikelola masyarakat. Sehingga betul-betul kita akan mengelola sebuah kawasan industri   hulu sampai ke hilir. Trigernya adalah hadirnya infrastruktur,” ujarnya saat ditemui usai pertemuan tersebut.

    Selain pembangunan infrastruktur, Aher juga menegaskan kembali akan ada pembangunan dari sisi pendidikan. Yaitu dengan pendirian Perguruan Tinggi Negeri di berbagai wilayah di Jawa Barat, seperti yang baru-baru ini telah diresmikan. Sehingga tenaga kerja lokal bisa bersaing dan mengisi semua level pekerjaan.

    “Karenanya kita tentu bisa menempati semua level pekerjaan yang ada. Di bawah, tengah dan atas semua kita ambil porsi tersebut untuk tenaga kerja di kawasan setempat. Oleh karena itu kita sediakan pendidikannya. Baik SMK, Perguruan Tinggi maupun Politeknik,” pungkasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Gubernur Aher didampingi oleh Kadishub Prov. Jabar, Karo Humas Protum Setda Prov. Jabar dan pejabat terkait lainnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus