GPR Widget

Dispangtan dan Kejaksaan Negeri Purwakarta Gelar Penyuluhan Hukum untuk Petani

Diterbitkan

Rabu, 21 September 2022

Penulis

Diskominfo Purwakarta

|

Diskominfo Purwakarta

97 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. PURWAKARTA - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta menggelar penyuluhan untuk Kelompok Tani (Poktan) penerima bantuan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan Jalan Usaha Tani (JUT) pada alokasi DAK tahun 2022, di Rumah Makan Saung Erna, Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/9/2022). kegiatan ini turut melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta.

Kegiatan diikuti oleh puluhan kelompok tani yang ada di Purwakarta. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan, di antaranya; Kasi Intel Kejari Purwakarta Febrianto Ary Kustiwan dan dari Dispangtan Purwakarta Kepala Bidang Sumber Daya Pertanian (Kabid SDP) Erlan Diansyah mewakili Kepala Dispangtan Purwakarta Sri Jaya Midan.

Kegiatan dikemas dengan diskusi santai bersama para petani yang tegabung pada sejumlah kelompok tani. Materi yang disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Purwakarta Febrianto Ary Kustiwan dan jajaran seputar ilmu hukum secara mendasar guna mengedukasi petani dengan harapan dapat menciptakan hukum masyarakat Purwakarta yang taat.

Dalam penyampaian materi, penyuluhan hukum dan dialog dengan para petani, ia menjelaskan bahwa Kejaksaan untuk para petani sebagai Jaksa Petani.

"Ini dalam rangka memberikan pembinaan masyarakat khususnya kepada para petani serta mencegah pelanggaran pemerintah atau pelanggaran hukum pada bantuan di bidang pertanian," katanya.

Kepala Dispangtan Purwakarta melalui Kabid SDP Erlan Diansyah dalam keterangannya mengatakan, dengan penyuluhan hukum ini para petani diharapkan dapat menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang taat hukum.

Menurut Erlan, penyuluhan hukum ini juga merupakan kegiatan penyebarluasan informasi dan pemahaman terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia berharap, dengan kegiatan penyuluhan hukum ini, para petani menjadi tahu tentang segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Targetnya, setelah penyuluhan hukum ini para petani menjadi paham tentang materi dan muatan yang terkandung dalam suatu peraturan perundangan, dan hal ini dapat menjadikan para petani tergerak untuk menghargai dan patuh pada aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Salah seorang petani dari Poktan Setia Mekar Jaya Desa Galumpit Asep mengapresiasi kepada jajaran Dispangtan dan Kejari Purwakarta yang telah menggelar penyuluhan hukum tersebut.

"Sedikit banyak kita jadi lebih tercerahkan soal regulasi-regulasi dan aturan hukum yang berkaitan dengan bantuan dari pemerintah dalam bidang pertanian. Saya pikir ini sangat bermanfaat," ucapnya. (Diskominfo Purwakarta/UPI)

Editor: UPI

Berita Terkait