Jelang Pemilu 2024, Ketua KPU Garut Lantik Panitia Pemungutan Suara

Diterbitkan

Selasa, 24 Januari 2023

Penulis

Rilis Humas Pemdakab Garut

|

Rilis Humas Pemdakab Garut

564 kali

Berita ini dilihat

2 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut Junaidin Basri, melantik 1.326 Panitia Pemungutan Suara (PPS), bertempat di Area Sarana Olahraga (SOR) R.A.A Adiwijaya, Kabupaten Garut, Selasa (24/1/2023).

Pelantikan PPS ini seiring semakin dekatnya pesta demokrasi di Indonesia yakni Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024.

Junaidin menuturkan, ada sekitar 7.326 orang yang melamar menjadi PPS di Kabupaten Garut. Dari angka tersebut, hanya sekitar 1.326 yang lulus dari proses seleksi administrasi, Computer Assisted Test (CAT) hingga wawancara.

"Jadi memang yang diambil paling 30% lah dari total pelamar, dan itu memang dianggap banyak, (bahkan) di Jawa Barat itu pelamar yang paling banyak 7400 sekian yang paling banyak," katanya.

Ia mengungkapkan, tugas pertama yang akan dilakukan oleh PPS adalah merekrut dan mengangkat Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang akan mulai dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2023 mendatang.

"(Tugas PPS) Membantu KPU kabupaten, dan juga membantu PPK dalam menyukseskan seluruh tahapan pelaksanaan pemilu di tingkat desa atau kelurahan. (Tugasnya selama) 15 bulan sejak dilantik," ucapnya.

Junaidin juga berpesan kepada PPS untuk berintegritas, karena menurutnya hal tersebut merupakan kunci Pemilu agar bisa berjalan dengan baik.

Plt. Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Garut Ganda Permana mengucapkan selamat kepada para PPS yang hari ini dilantik.

Dalam kesempatan ini juga ia berpesan 3 hal kepada PPS yang hari ini dilantik yakni agar bisa memahami regulasi yang ada, bekerja ikhlas dan meminimalisir permasalahan-permasalahan yang ada.

"Terutama kaitan dengan konflik kepentingan, karena besok lusa bapak ibu sekalian dalam mengerjakan tugas pasti banyak pengaruh-pengaruh, atau banyak orang-orang yang mempengaruhi bapak ibu sekalian sehingga dalam bekerja ini tidak sesuai regulasi, oleh karena itu mohon bapak ibu sekalian memperhatikan ketiga hal tersebut," kata Ganda.

Meskipun begitu, Ganda berharap PPS yang hari ini dilantik bisa sukses dalam menjalankan tugasnya sebagai panitia pemilihan di tingkat desa/kelurahan.

Salah satu PPS dari Desa Sindanggalih Kecamatan Karangtengah Neng Dini Islami (27) memaparkan, dirinya bersyukur bisa menjadi salah satu peserta terpilih dari ribuan orang yang ikut serta dalam seleksi PPS ini. Apalagi, banyak tahapan seleksi yang dilalui oleh PPS sebelum dilantik mulai dari tes administrasi, seleksi CAT, hingga seleksi wawancara.

"Oh harapan ya mungkin yang pertama ingin menyukseskan Pemilu sesuai dengan harapan Pemilu," ujarnya. (humaspemkab.Garut/UPI)

Editor: Upi

Berita Terkait