GPR Widget

Pemdakab Garut Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Poppy Dharsono guna Tingkatkan Kualitas Industri Kulit

Diterbitkan

Selasa, 2 Agustus 2022

Penulis

Rilis Humas Pemdakab Garut

|

Rilis Humas Pemdakab Garut

13 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Bupati Garut Rudy Gunawan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut dengan Yayasan Poppy Dharsono (YPD), yang dilaksanakan bersamaan dengan apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Garut, Senin (1/8/2022).

Turut hadir mendampingi Ketua Yayasan Poppy Dharsono, Managing Partner kantor hukum Badranaya Partnership sekaligus kuasa hukum YPD, Bhirawa Jayasidayatra Arifi.

Rudy menyambut baik kedatangan Poppy Dharsono selaku Ketua Yayasan Poppy Dharsono dan rombongan YPD ke Kabupaten Garut dalam rangka menjalin kerja sama, khususnya terkait salah satu potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Garut yaitu industri kulit.

Rudy berharap, dengan terjalinnya kerja sama ini, kualitas dari produk hasil kulit khususnya jaket kulit di Kabupaten Garut dapat meningkat serta berkelas dunia.

“(bekerja sama) dengan Ibu Poppy kan lebih bagus kualitasnya, harapannya bahwa kita berkualitas dunia nanti, jaket kulitnya berkualitas dunia,” ucapnya.

Ketua Yayasan Poppy Dharsono mengatakan, kerja sama ini dalam rangka untuk meningkatkan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Garut khususnya di bidang industri perkulitan yang ada di Kabupaten Garut, umumnya terkait pendidikan perempuan, masalah lingkungan, pemberdayaan perempuan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan kultur budaya.

“Nah ini semua ada di dalam Yayasan Poppy Dharsono, di mana Yayasan Poppy Dharsono itu pendirinya selain saya itu ada Profesor Emir Salim, Profesor Sri Edi Swasono, Bapak Tanri Abeng, ada Dr. Endang Tohari, dan ada juga Dokter Yuke untuk arsitek, ada Dr. Dina sehingga yayasan ini mampu melihat apa yang di butuhkan oleh Kota Garut,” katanya.

Ia menyampaikan, Yayasan Poppy Dharsono siap mendampingi Kabupaten Garut khususnya di industri kulit agar bisa lebih berkembang ke depannya. Poppy sendiri menginginkan Kabupaten Garut bisa menjadi pusat ritel kulit khususnya di Jawa Barat.

Salah satu langkah nyata Poppy Dharsono adalah pendirian Koperasi Cinta Carma Bella untuk mempersatukan para pelaku UMKM kulit serta meningkatkan daya saing industri kulit di Garut melalui berbagai program strategis tingkat nasional dan internasional.

“Nah saatnya nanti mungkin kulit tempatnya bukan hanya di situ saja ada juga di tempat-tempat yang lain, yang harganya mungkin lebih terjangkau. Sehingga Kota Garut bisa menjadi pusat Factory Outlet Perkulitan di Jawa Barat,” katanya.

Menurut Poppy yang juga Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dipilihnya Kabupaten Garut menjadi partner kerja sama, karena Kabupaten Garut memiliki potensi di bidang industri kulit.
 Ia menyampaikan, kerja sama ini bercermin dari perkembangan yang cukup pesat dalam kurun waktu 100 tahun, dari produk GUCCI yang berasal dari Kota Florence atau Toscane, di mana seluruh daerah di kota tersebut memiliki industri yang terintegritas mulai dari penyamakan sepatu, garment, aksesoris, sampai dengan mesinnya dapat disuplai dari daerah tersebut.

“Nah harapannya mungkin kalau kita dari sekarang sudah kita canangkan, mungkin 10 tahun ke depan pelan-pelan Garut bisa memiliki industri terpadu buat perkulitan sampau sekolahnya juga, itu mungkin politeknik yah ke depannya,” ucapnya. (humaspemkab.Garut/UPI)

Editor: UPI

Berita Terkait