GPR Widget

Wabup Garut Tutup Resmi Kegiatan Pramuka Mahir Tingkat Dasar

Diterbitkan

Rabu, 21 September 2022

Penulis

Humaspemkabgarut

|

Humaspemkabgarut

89 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Wakil Bupati (Wabup) Garut juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut dr. Helmi Budiman menutup secara resmi kegiatan Pramuka Mahir Tingkat Dasar Angkatan XX Tahun 2022, di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Garut, Selasa (20/9/2022).

Dalam kesempatan ini, Helmi memuji langkah yang dilakukan Pesantren Darussalam, salah satunya pendidikan karakter melalui tahfidz Al-Qur’an.

“Makanya saya kagum, sudah melalui pesantren, ditambah lagi pendidikan karakter. Sekali lagi mendidik karakter dengan pesantrennya, bahkan tadi saya melihat katanya tadi ada dalam satu minggu bisa 4 juz hafal ini,” katanya.

Tak hanya melalui tahfidz Al-Qur’an, lanjut Helmi, Pesantren Darussalam juga menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pramuka sebagai salah satu sarana pendidikan karakter. Ia mengungkapkan, para santri harus bangga bisa belajar di Pesantren Darussalam ini.

“Jadi sudah mendidik santrinya pendidikan karakter, ditambah lagi dengan gerakan pramuka yang juga mendidik karakter. Sehingga mudah-mudahan karakter daripada adek-adek sekalian adalah karakter yang lengkap, dan sangat beruntung menjadi santri Pondok Pesantren Darussalam,” ucapnya.

Helmi berharap, Pesantren Darussalam bisa terus berkembang lagi, memiliki banyak santri dan lulusan yang bisa terjun langsung untuk membantu masyarakat khususnya di Kabupaten Garut.

“Karena di masyarakat kita, di samping permasalahan kemiskinan, permasalahan ekonomi, permasalahan-permasalahan budaya dan lain sebagainya, tentu yang paling utama adalah permasalahan yang terkait dengan moralitas atau Akhlakul Karimah, ini perlu bimbingan dari kita semua,” ujarnya.

Helmi juga mengingatkan, permasalahan di masyarakat salah satunya degradasi moral yang harus dapat diperbaiki bersama-sama. Ia mengungkapkan, hal ini merupakan Pekerjaan Rumah (PR) para pesantren untuk melahirkan para generasi yang berakhlakul karimah.

“Oleh karena itu pondok pesantren ini harus sekali lagi menjadi benteng dan mempersiapkan diri melahirkan para ustadz, melahirkan para pemikir-pemikir, melahirkan para profesional, yang akan langsung terjun ke masyarakat untuk membangun bersama-sama dengan masyarakat dan tentu membangun bangsa dan negara ini,” katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam K.H Asep Deni Fitriansyah mengatakan, Pesantren Darussalam sejak mulai berdiri di tahun 1986 telah memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan kepramukaan, dengan menjadikan kegiatan pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua santri.

“Di putra kita mengalokasikan waktu di hari Rabu dan putri di hari Sabtu, seluruh anak-anak pada hari itu wajib berkostum dan berpakaian atribut lengkap. Dan kondisi situasi pondok pun kita kondisikan adalah hari pramuka, lagu-lagu yang diputarkan juga harus lagu-lagu tentang kepramukaan sehingga kondisi anak siap untuk berlatih pramuka seharian penuh,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan pramuka di Pesantren Darussalam tetap berjalan dan dipertahankan sampai saat ini, karena dalam gerakan pramuka sendiri terdapat program yang sangat penting salah satunya yaitu character building atau membangun karakter.

“Character building, pramuka membangun karakter yang baik dan pondok Pesantren Darussalam itu salah satu target itu memang ber-character building menciptakan dan membangun karakter santri sehingga kita berharap bahwa santri-santri kita adalah punya sifat, punya kebiasaan, punya adab dan sopan santun yang baik,” ucapnya. (humaspemkab.Garut/UPI)

Editor: UPI

Berita Terkait