GPR Widget

Wagub Jabar: Kader Posyandu Harus Paham Dunia Digital

Diterbitkan

Selasa, 2 Agustus 2022

Penulis

humas jabar; Rep No

|

humas jabar; Rep No

18 kali

Berita ini dilihat

1 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. TASIKMALAYA - Saat ini tugas pemerintah di era digitalisasi ada dua hal, yaitu membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan mengakselerasi kemajuan. 

Ini untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat, memudahkan dalam mengakses informasi, serta tersusunnya data lebih baik. 

Hal tersebut dikemukakan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat menghadiri sosialisasi

"Digitalisasi bagi Kader Posyandu Pendamping Posyandu Juara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya", di Islamic Center, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (2/8/2022). 

“Dalam melaksanakan roda pemerintahan jangan sampai ditinggalkan oleh masyarakat karena masyarakat hari ini semakin maju pola pikirnya,” ucap Wagub. 

Menurut Wagub, transformasi digital merupakan keniscayaan, bahkan menjadi keharusan di era yang semakin maju saat ini. 

“Para pemegang amanah di negeri ini hingga tingkat desa, RT dan RW, yang didalamnya ada kader-kader Posyandu sudah tidak bisa dihindari, dan bukan lagi masalah siap dan tidak siap, melainkan wajib paham dunia digital,” ucap Wagub.

“Maka sekali lagi saya menguatkan kader-kader Posyandu yang ada di Kota dan Kabubpaten Tasikmalaya sudah bukan siap dan tidak siap, bukan bisa dan tidak bisa, melainkan wajib seluruh kader Posyandu paham dunia digital,” imbuhnya. 

Wagub berpesan kepada kader Posyandu untuk meningkatkan kapasitas diri dengan berperan aktif dalam mengikuti perkembangan digital dan teknologi, sehingga mereka dapat meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat. 

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya Asep Darisman mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu terobosan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika agar Posyandu mampu menggunakan aplikasi digital. 

Asep berharap, dengan penggunaan aplikasi digital, tugas kader akan lebih efektif dan efisien daripada yang biasa dilakukan seperti menggunakan buku besar yang masih manual dengan mencatat. 

“Digitalisasi bagi kader Posyandu ini diharapkan selain membantu dalam meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat, juga bisa membantu para kader untuk konseling pertumbuhan gizi, serta kesehatan ibu dan anak,” imbuh Asep.

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait