Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Amanatkan Jaga Keseimbangan Lingkungan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10105.jpg

    BANDUNG-Indonesia sekarang tengah membangun proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau yang sekarang disebut  Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota (PTPIN) dan sering disebut Giant Wall Sea. Dalam pembangunannya proyek monumental tersebut akan melibatkan tiga wilayah yaitu DkI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, yaitu di daerah utara Bekasi.

    Karenanya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang sebelumnya pernah membahas hal serupa dalam Rakor yang diadakan oleh Menko Perekonomian RI Chairul Tanjung di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan dukungannya kembali usai mendapat penjelasan master plan dari tim koordinasi PTPIN di Ruang Sanggabuana, Gedung Sate Bandung, Senin (10/11). Akan tetapi, Aher mengamanatkan untuk tetap memperhatikan keseimbangan dan kelestarian alam dalam pembangunannya.

    “Kita mendukung proyek pusat. Kemudian terkait dengan Jawa Barat, memerlukan koordinasi yang sangat kuat nanti, terutama pada tahap kedua dan tahap ke tiga. Insya Allah kita berharap ini bermanfaat. Saya katakan tadi kedepan kita harus mengharmonikan rezim pembangunan ekonomi dan pembangunan lingkungan. Supaya jika ada manfaat ekonomi yang diambil dari alam semesta ini dari masyarakat kita, dari alam kita. pada saat bersamaan tidak menimbulkan kerusakan alam. itu yang kita inginkan. Indeks lingkungannya tetap 1,” tutur Aher.

    Proyek PTPIN ini akan membangun dinding laut dan waduk besar di dalam kota dan lepas pantai utara Jakarta, yang diperkirakan memakan waktu sampai tahun 2040 dengan biaya 46 miliar dollar. Selain itu akan dilakukan reklamasi, sebagai wilayah bisnis dan permukiman baru.  Langkah tersebut sebagai upaya mengatasi masalah banjir, permukiman, krisis air, kemacetan, dan sanitasi yang selama ini menghantui wilayah DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara. Hal yang paling monumental adalah design pembangunannya mengambil sosok burung garuda yang akan terlihat jika dilihat dari atas.

    Aher menambahkan, dengan megahnya rencana PTPIN di daerah hilir ini dirinya menginginkan pembangunan struktur dan non struktur serta kultur masyarakat di daerah tengah dan hulu juga turut diperhatikan. Dan selain untuk penanganan Banjir, proyek ini diharapkan bisa membawa manfaat ekonomi bagi Jawa Barat.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus