Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    OJK Tingkatkan Perlindungan Konsumen

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10108.jpg

    BANDUNG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk memberi perlindungan bagi para konsumen atau nasabah jasa keuangan, baik yang bergerak dalam bidang perbankan (syariah dan konvensional), maupun non-perbankan, seperti leasing, pegadaian, dan sebagainya.

    Deputy Direktur Komunikasi dan Informasi OJK, Sabil, dalam workshop Perlindungan Konsumen PUJK yang diselenggarakan Forum Diskusi Wartawan 
    Ekonomi Bandung (Fordisweb) mengatakan perlindungan konsumen menjadi tanggung jawab bagi OJK agar masyarakat tetap mempercayai lembaga keuangan.

    "Selama belum ada lembaga alternatif penyelesaian sengketa (LAPS),
    masalah pengaduan akan diselesaikan oleh OJK. Tetapi tahun 2015 mendatang semua asosiasi lembaga keuangan harus punya LAPS. Saat ini perbangkan belum ada LAPS,"tegasnya.

    Berkenaan dengan ada tidaknya pengaduan kepada OJK, Sabil mengutarakan, hingga Maret tahun ini, pihaknya menerima dan menangani ratusan pengaduan. Jumlahnya, sebut dia, sekitar 504 pengaduan. Yang terbanyak, kata dia, adalah pengaduan perbankan, lalu asuransi.

    Pengaduan kepada perbankan, lanjut dia, berkaitan dengan kredit beragunan dan kartu kredit. Untuk asuransi umum, imbuhnya, pengaduannya berkaitan dengan sulitnya pencairan klaim.

    Di Wilayah Kerja Kantor OJK Regional Wilayah II Jabar, Sabil menyebutkan, hingga September tahun ini, pihaknya menerima 113 pengaduan. Di Jabar pun, tukasnya, pengaduan perbankan yang paling banyak. "Berikutnya adalah lembaga pembiayaan sebanyak 16 kasus, asuransi sejumlah 10 kasus.  pasar modal dan dana pensiun masing-masing 3 kasus," sahutnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus