Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    West Java Incorporated, Sinergikan Seluruh Stakeholder

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10115.jpg

    BANDUNG–Dalam upaya mensinergikan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mengembangkan ekonomi dan peluang investasi di Jawa Barat dan daerah, Gubernur Bank Indonesia dan Jawa Barat meresmikan Forum Pengembangan Ekonomi Daerah atau West Java Incorportaed (WJI). Peresmian berlansung di Aula Barat, Gedung Sate, Jl. Diponegoro 22 Kota Bandung, pada Rabu pagi (12/11).

    Gubernur Bank Indonesia Agus D W Martowardojo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mencabut Kujang dari replika bola dunia sebagai tanda peresmian WJI. WJI forum untuk mensinergikan Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Kadin, OJK, industry perbankan, sektor swasta, serta instansi terkait bagi terciptanya iklim ekonomi yang kondusif serta daya saing dan persepsi posif daerah, khususnya di Jawa Barat.

    Dalam konferensi pers yang digelar usai acara, Agus Martowardojo mengatakan WJI merupakan salah satu bentuk implementasi peningkatan investasi dan ekspor, serta bagaimana lembaga Negara tingkat daerah, pemerintah pusat, BI, Kadin, dan stakeholder lainnya bersinergi mengeksekusi potensi ekonomi yang ada. “Sumber pertumbuhan ekonomi pada masa yang akan datang akan kita berikan penekanan pada investasi, dan juga kegiatan manufacturing, dan kegiatan yang akan memberikan nilai tambah pada ekspor. Tentu inisiatif seperti West Java Incorporated adalah salah satu bentuk implementasinya”, kata Agus di hadapan pawa wartawan.

    Agus menambahkan Provinsi Jawa Barat memiliki kelebihan lain dibandingkan dengan daerah lainnya. Jabar memiliki potensi ekonomi yang besar melalui industri manufaktur, ekonomi kreatif, pertanian, tekstil, infrastruktur yang baik, serta potensi penduduknya yang besar. Untuk itu, WJI ini merupakan sarana untuk mengundang para investor baik domestik atau pun asing agar datang menanamkan investasinya.

    Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa WJI untuk melembagakan komunikasi yang selama ini telah ada. Dan WJI diharapakan dapat menyelesaikan segala persoalan perekonomian dengan cepat. “Momentum West Java Incorporated ini melembagakan komunikasi yang telah ita laksanakan. Dengan cara inilah kita akan bisa menyelesaikan dengan cepat persoalan perkembangan perekonomian kita”, kata Aher.      

    Dengan adanya WJI ini persoalan seperti birokrasi, keuangan, serta permasalahan yang selama ini dialami sektor dunia usaha akan dapat segera ditangani. Aher manambahkan penyelesaian masalah dalam dunia usaha dapat terwujud tidak hanya melalui sinergi antarlembaga, namun dapat pula melalui pemanfaatan jaringan yang dimiliki lembaga masing-masing, seperti BI dengan industri perbankannya, dan Kadin dengan jaringan bisnis baik di dalam maupun luar negeri.

    Selain itu, peningkatan daya saing juga diperlukan melalui peningkatan dan perbaikan SDM melalui pendidikan dan keterampilan. Karena menurut Aher, sebanyak apapun SDA yang dimiliki, tanpa dikelola SDM yang unggul dan memiliki knowledge (pengetahuan) tidak akan menghasilkan nilai tambah yang diharapkan.

    Pembentukan WJI ini ditandai dengan peraturan Gubernur Jabar No. 76 Tahun 2014. Dan beberapa aktifitas uatam forum WJI, antara lain: mendorong terbukanya market acces bagi pengusaha Jawa Barat melalui diseminasi poin-poin international trade agreement and commitment dengan Negara lain; menjadi saluran solusi atas permasalahan bisnis dan investasi, melakukan promosi MP3EI, proyek Pemda, UMKM dan ETTI (Enterpreneurship, Tourism, Trade, and Investment) melalui sistem informasi Investor Relation Unit (IRU) West Java Incorporated dan international representative yang ada; dan membangun persepsi positif atas Provinsi Jabar, terutama dalam menghadapi MEA 2015.

    Pada acara yang juga dihadiri Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Sekda Jabar, Asda Perekonomian dan Pembangunan Setda Jabar, para Kepala OPD Jabar, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jabar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI, Bupati/Walikota se-Jawa Barat, Kadin Indonesia, Kadin Singapura, Kadin Jabar & Kota Bandung, Perbankan Jabar, Pimpinan OJK di Jawa Barat, serta Tokoh Bisnis & Spiritual Abdulah Gymnastiar ini, dilakukan pula penandatangan perpanjangan MoU Kerjasama Pengembangan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Daerah Jawa Barat oleh Gubernur BI dan Jawa Barat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus