Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pembangunan PNC Terbengkalai, Calon Pedagang Minta Balik Modal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10301.jpg

    CIMAHI-Pembangunan Pusat Niaga Cimahi (PNC) terletak di Jalan Jenderal Amir Machmud, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi sudah hampir dua tahun terbengkalai. Pembangunan pusat niaga yang rencananya akan menjadi pusat niaga terbesar di Kota Cimahi itu, di bawah Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM), perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Cimahi.

    Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Jum’at (5/12), di lokasi pembangunan PNC, di areal tanah seluas 16.00 M2 yang terletak di Jalan Jenderal Amir Machmud Nomor 105-108, Cibeureum itu, tidak ada kegiatan pembangunan. Di lokasi tersebut baru ada bangunan bertuliskan, “Marketing Office (kantor pemasaran) Pusat Niaga Cimahi.” Pada sebagian lahan yang masih kosong tumbuh ilalang setinggi hampir satu meter dan beberapa buah pohon kersen. Pada lahan bagian lainnya, terdapat tiang-tiang pipa besi setinggi 3 meter, sering digunakan sebagai tempat perlombaan burung berkicau.

    Seminggu terakhir ini muncul wacana, pembangunan pusat niaga yang peletakkan batu pertamanya pada bulan Februari 2012 dilakukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu, diwacanakan akan dijual. Padahal, sejumlah pedagang yang tergabung dalam Persatuan Warung dan Pedagang Tradisional (Pesat) sudah membayar uang muka Rp 3,4 Milyar untuk 413 kios dari 450 kios yang akan dibangun di lokasi tersebut.

    Dengan adanya wacana penjualan PNC, para calon pedagang yang sudah bayar uang muka kios di lokasi tersebut resah. Mereka mengadu ke DPRD Kota Cimahi, Kamis (4/12), meminta diperjuangkan agar uang yang sudah mereka keluarkan untuk bayar uang muka kios, dapat segera kembali.

    “Kami meminta agar DPRD Kota Cimahi mendorong percepatan proses pengembalian uang modal kami,” kata Ketua Pesat Jawa Barat, Agus Fadillah.

    Para pedagang meminta jaminan agar uang yang telah mereka investasikan untuk kios di PNC dapat segera kembali, antara lain dengan cara dianggarkan dalam APBD Kota Cimahi. Namun, hal tersebut menurut Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, Santoso Anto, tidak mungkin dapat dilakukan karena tidak sesuai dengan alokasi APBD.

    Ketua DPRD Kota Cimahi, Ahmad Gunawan menegaskan, pihaknya agar segera memanggil pihak PDJM untuk meminta penjelasan terkait pembangunan PNC.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus