Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kab.Bdg

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10392.jpg

    BANDUNGKAB-Peringatan Hari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2014, berlangsung semarak. Tidak kurang 1.200 siswa/wi SLTA & SLTP turut dalam peringatan tersebut yang dipusatkan di Hotel Sutan Raja-Soreang, Selasa (16/12).

    Tampak hadir Wakil Bupati Bandung H. Deden R. Rumaji, M.Ap, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jawa Barat, Dr. Hj. Neny Kencanawati, M.Si, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kab. Bandung Hj. Yanti Marlina, SH, Ketua KPA (Komisi Perlindungan AIDS) Kab. Bandung Dr. H. Sukmahadi Thawaf.

    Menurut H. Deden R. Rumaji, kata kunci agar seseorang terhindar dari penyakit AIDS adalah disiplin. “Disiplin dalam menjalankan ibadah, disiplin belajar atau bekerja, disiplin berolahraga, disiplin mengatur pola makan”, katanya pula.

    Ia mencontohkan pada masa lalu peristiwa hubungan sesama jenis telah terjadi pada umatnya Nabi Luth. Karena murkanya, Alloh Swt kemudian membumi hanguskan kehidupan mereka. “Hal itu memberikan peringatan kepada kita, bahwa perbuatan free sex, hubungan sesama jenis, bermabuk-mabukan sangat dimurkai Alloh Swt, karena dampaknya sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun kepada orang lain”, Tambah H. Deden R. Rumaji.

    Sementara Hj. Neny Kencanawati mengajak kepada seluruh remaja di Kabupaten Bandung untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, remaja sekarang memiliki peluang yang sangat besar untuk mengembangkan dirinya ke arah yang lebih baik. “Karena fasilitas yang dibutuhkan untuk pengembangan diri sekarang sudah tersedia. Yang penting sekarang ada kemauan untuk lebih maju”, Kata Hj. Neny Kencanawati.

    Menurutnya melanjutkan sekolah, adalah tindakan yang sangat bijak ketimbang melakukan pernikahan pada usia dini. Kata Neny, pernikahan dini belum siap secara psikologis dan ekonomis. “Sehingga tidak heran jika di Jawa Barat, tingkat perceraian pada pasangan usia dini masih terbilang besar”, tambahnya.

    Remaja menurut H. Sukmahadi Thawaf merupakan komunitas yang paling rawan terkena penyakit mematikan tersebut. Oleh karenanya, sasaran pembinaan pencegahan penyakit AIDS diarahkan ke kalangan remaja. “Kita lakukan penyuluhan intensif tentang kesehatan reproduksi remaja ke berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Bandung”, kata H. Sukmahadi Thawaf.

    Selain disemarakan dengan berbagai atraksi hiburan, peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Bandung digoyang pula dengan banyolan “Pojok Si Cepot”. Bahkan dalam kesempatan itu, dilakukan pula testimoni atau kesaksian para korban atau penderita virus HIV/AIDS. “Saya terkena AIDS karena kerap menggunakan jarum suntik bekas orang lain, akhirnya saya terkena”, ucap seorang saksi.
    Soreang, 16 Desember 2014

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus