Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Banjir Luapan Citarum Meluas

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10454.jpg

    BANDUNGKAB-Kondisi terkini banjir luapan sungai Citarum, semakin meluas. Ketinggian air telah mencapai tiga meteran lebih di titik terendah, yaitu di Desa Andir, sebagian Cieunteung dan area perkampungan yang ada dibibir sungai.

    Luapan Sungai Citarum, kini sudah menggenangi daerah Lamajang, termasuk Markas Yon Zipur pun yang tidak luput terkena banjir.

    Pasar Dayeuh Kolot yang beberapa hari lalu ketinggian airnya masih sebatas lutut, kini pada Selasa (23/12) pukul 09.00 telah mencapai sebatas pinggang. Begitupun Jalan Raya Bojongsoang dekat jembatan Citarum lama dan baru dalam kondisi tergenang air sehingga menimbulkan kemacetan, karena kendaraan khusunya kendaraan roda empat jenis sedan, tidak bisa melaju, mengingat genangan air yang mencapai di atas lutut.

    Begitupun  Ratusan kendaraan roda dua banyak yang mogok karena nekad melewati genangan air. Mereka  akhirnya terjebak dan memarkir kendaraanya di pinggir jalan yang akhirnya memacetkan lalulintas. Dalam kondisi seperti ini tidak tampak aparat untuk mengatur arus lalulintas, yang ada hanyalah inisiatif masyarakat setempat.

    Untuk kondisi pengungsian nampak belum terkoordinir dengan baik, khususnya pada kondisi terkini. Di Pos Pengunsian RW 1 Kampung Cijagra Ds.Bojongsoang, tampak telah terkepung air banjir. Pengungsi ditampung dilahan-lahan pinggir jalan. Dimana ada tempat kosong, disitu pengungsi beristirahat.

    Ketua RW 01 Cijagra, Tantang berharap agar Pemerintah segera menyediakan tempat penampungan pengungsi yang representatif, sehingga nyaman untuk ditempati. Di lapangan, ujar Tantan, masih sedikit aparat pemerintah membantu menangani pengungsi.

    Tantan berharap lebih banyak lagi bantuan yang pengungsi terima. Begitupun para relawan dari berbagai organisasi sangat diharapkan bantuannya. Hingga kini, mereka belum terlihat, pungkasnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus