Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Tetapkan UMK 2015

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10477.jpg

    BANDUNG–Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menetapkan upah minimum kabupaten/kota tahun 2015 melalui Keputusan Gubernur No. 561/Kep.1746-Bangsos/2014 tanggal 24 Desember 2014 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat  Nomor 561/Kep.1581-Bangsos/2014 Tentang Upah Minimum Kabupaten / Kota  Di Jawa Barat Tahun 2015, yang diberlakukan per 1 Januari 2015.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Hening Widiatmoko menjelaskan Interval Prosentase Kenaikan/Koreksi UMK Tahun 2015  sebesar 1 persen   s.d.   4,64 persen dengan kenaikan terendah 1 persen yaitu Kab. Karawang, Kota Bekasi, Kab. Purwakarta, dan Kota Depok.

    Sedangkan kenaikan tertinggi sebesar 4,64 persen yaitu Kota Sukabumi dengan rata-rata kenaikan/koreksi di Jawa Barat sebesar 2,02 persen.

    Ini artinya, jelas Hening, untuk Data UMK tahun 2015 setelah koreksi, UMK Kabupaten Karawang sebesar Rp. 2.987.000UMK adalah tertinggi di Jabar. “Sedangkan UMK terrendah di Jabar adalah Kabupaten Ciamis, sebesar  Rp. 1.177.000,” terangnya.

    Untuk capaian UMK terhadap KHL, tertinggi adalah Kab. Purwakarta (134,28 persen), terrendah adalah Kab. Pangandaran (92,71 persen), dan rata-rata 111,30 persen.

    “Untuk prosentase kenaikan UMK di Jabar pada rentang waktu 2014 – 2015, tertinggi adalah Kab. Majalengka sebesar 26,40 persen, terrendah adalah Kab. Cianjur sebesar 9,87 persen. Rata-rata kenaikan UMK di Jabar adalah 18,51 persen,” tambahnya.

    Hening menjelaskan dasar koreksi upah minimum kabupaten/kota tahun 2015 adalah Hasil Focus Group Discussion (FGD) Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, yang dihadiri oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat, dan Anggota Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, tanggal 10 Desember 2014; Berita Acara Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, tanggal 16 dan 17 Desember 2014 mengenai Dampak Kenaikan Bahan Bakar Minyak terhadap Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2015 di Jawa Barat.

    “Berikutnya adalah rekomendasi dari kepala daerah, yaitu Rekomendasi Wali Kota Sukabumi Nomor 560/1510/Depeko, tanggal 19 November 2014, Hal Rekomendasi Penetapan Upah Minimum Kota Sukabumi Tahun 2015 dan Rekomendasi Wali Kota Depok Nomor 560/1294/Nakersos/XI/2014, tanggal 27 November 2014, Hal Revisi Rekomendasi Penetapan Upah Minimum Kota Depok Tahun 2015,” paparnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus