Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Kunjungi Venue PON XVI dan Warga Jabar di Sumsel

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10540.jpg

    PALEMBANG-Gubernur  Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengunjungi beberapa venue yang dipakai pada gelaran PON dan Asian Games di Palembang Sumsel, pada lawatannya ke Palembang, Sabtu (10/01/15). Venue yang dikunjungi yaitu venue cabor atletik, panahan, softball, dayung, sky air, swimming pool, tembak, Dinning Hall dan wisma atlet yang berada pada satu kawasan seluar 300 hektar.

    Aher menuturkan, yang unik pada venue olahraga di Palembang adalah beberapa cabang olahraga atau bahkan mungkin semua cabor berada dalam satu kawasan. Hal ini berbeda dengan tempat lain seperti Kalimantan Timur dan Riau yang memiliki venue olahraga terpisah, tidak dalam satu kawasan.

    Membandingkannya dengan venue PON di Jabar, Aher berharap meskipun venue olahraga yang akan dipakai nanti dalam ajang PON XIX  Jabar terpisah pisah tetapi dirinya menjanjikan akan menghadirkan tempat atau venue PON yang baik dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional mendatang.

    Kunjungi Warga Jabar di Sumsel

    Dalam lawatannya ke Palembang ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyempatkan diri untuk bertemu warga Jabar yang ada di Sumsel khususnya Palembang. Acara silaturahim yang dihadiri sekitar 30 orang warga sunda Sumsel ini diisi dengan seputar tanya jawab dan berbagi cerita pengalaman selama mereka berada di perantauan.

    Menurut pupuhu atau ketua Paguyuban warga Sunda Sumatera Selatan (PASSS) Ir. H. Permana MM, warga sunda yang berada di Prov Sumsel ini ada sekitar 40 ribu orang dan tersebar di kawasan sumsel ini. Sedangkan yang terdata oleh paguyuban ini atau yang telah bergabung dalam anggota paguyuban di Kota Palembang sendiri ada sekitar 8 ribu orang. Sisanya tersebar didaerah atau kawasan sumsel lainnya.

    Dengan memegang prinsip Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh ini mereka merekatkan barisan untuk menjaga silaturahim selama mereka berada di perantauan. Salah satu kegiatan konkrit paguyuban ini dengan rutin mengadakan arisan para anggota paguyuban setiap bulannya dan sesekali, mengadakan kegiatan baksos untuk warga Palembang khususnya dan warga Sumsel pada umumnya. Bahkan ada beberapa warga sunda yang bekerja sebagai PNS atau membantu pemerintahan di ibukota sumsel Palembang ini.

    Aher merasa senang bahkan bangga dengan keberadaan paguyuban ini dan beberapa warga sunda yang berada di Palembang dan sekitarnya yang secara tidak langsung memberikan kontribusi untuk kemajuan Kota Palembang khususnya dan Provinsi Sumsel pada umumnya. Aherpun berharap pada semua warga sunda yang ada di Sumsel untuk menjaga budaya, tata krama, dan sopan santun dengan baik, menyatu dengan masyarakat Sumsel untuk membangun Sumsel bersama-sama, "betul-betul menjadi solusi bukan menjadi masalah di Sumsel ini," pesannya.

    Aherpun berharap budaya Jawa Barat masuk ke Sumsel begitu juga budaya Sumsel bisa dipahami oleh warga Jabar yang ada di Sumsel, bahkan tidak menutup kemungkinan ada pertukaran budaya. "Di Sumsel ada pagelaran malam Parahyangan dan di Jabar ada malam Sriwijaya yang menggelar seni budayanya masing-masing, serta tidak menutup kemungkinan ada pagelaran wayang golek semalam suntuk di Sumsel ini," ujar Aher mencontohkan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus