Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Kota Cimahi Ditambah 15.500 Tabung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10562.jpg

    CIMAHI-Kabar gembira bagi masyarakat Kota Cimahi pengguna gas elpiji 3 kilogram. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi.

    Huzein Rachmadi mengungkapkan, sejak tanggal 3 Januari 2015, pasokan gas elpiji 3 kilogram untuk Kota Cimahi mendapatkan penambahan, yaitu dari semula 465.085 tabung per bulan menjadi 480.580 tabung. Atau mendapatkan tambahan sebanyak 15.500 tabung.

    “Penambahan pasokan gas elpiji 3 kilogram tersebut untuk menghindari kekurangan atau memenuhi kebutuhan masyarakat akan gas elpiji 3 kilogram. Karena kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram, tidak menutup kemungkinan, warga yang biasanya menggunakan gas elpiji 12 kilogram, beralih ke gas elpiji 3 kilogram,” kata Huzein kepada wartawan.

    Huzein menjelaskan, Diskopindagtan Kota Cimahi selalu memantau perkembangan dan ketersediaan gas elpiji  untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Cimahi. Hal itu dilakukan agar apabila terjadi kelangkaan di suatu wilayah di Kota Cimahi, pihaknya dapat bergerak cepat untuk mengantisipasinya.

    Sejauh ini, katanya, belum ada laporan dari masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Apabila ada laporan, Diskopindagtan akan langsung mengecek ke lokasi sekaligus memantau harganya agar tetap normal.

    Untuk menghindari adanya perpindahan penggunaan gas elpiji dari semula menggunakan yang 12 kilogram ke 3 kilogram, pihak Diskopindagtan Kota Cimahi telah menginstruksikan kepada para agen dan pangkalan gas elpiji untuk tidak menjual tabung gas 3 kilogram kepada pemakai baru.

    Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Rabu (14/1), persediaan gas elpiji 3 kilogram di sejumlah warung di wilayah Kota Cimahi masih cukup. Masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas melon tersebut. Harganya juga stabil, antara Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per tabung.   (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus