Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jaga Pelayanan dan Selisih Harga, SPBU Koordinasi Jaga Stok

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10601.jpg

    SUBANG, Guna mempertahankan pelayanan kepada konsumen dan menjaga selisih harga jual pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), berusaha menjaga stok dengan berkoordinasi dengan Pertamina. 

    Sehubungan dengan kebijakan pemerintah dalam menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Seperti disampaikan oleh pengelola SPBU 34-41224 di Jalan Suprapto Subang, Bapak An-Nur. "Supaya tidak terlalu besar selisihnya kami berkoordinasi dengan Pertamina. Dengan cara menjaga stok pengiriman. Kami juga tetap memperhatikan kelangsungan pelayanan tidak terganggu," ujarnya kepada penulis, Senin (19/1/).

    Di SPBU yang dikelolanya, kata An-Nur diberlakukan harga sesuai aturan yang diterapkan di tiga pulau yaitu Jawa, Madura dan Bali: harga  Premium 6.700 rupiah per liter dan Solar 6.400 rupiah per liter. “Mengacu pada aturan yang diterapkan di tiga pulau yaitu Jawa Madura dan Bali,” ujarnya lagi.

    Dari pantauan penulis SPBU-SPBU di Subang dipadati konsumen. An-Nur mengakui terjadi peningkatan sekitar 20% pasca penurunan harga.

    Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) disambut baik oleh masyarakat. Menurut salah seorang warga Subang, Ibu Encep hal ini sangat baik. Khusus bagi dirinya yang kesehariannya bergantung pada kendaraan bermotor. "Kalau sebelumnya saya sekali ngisi 10 liter sekarang bisa 15 liter. Buat cadangan kegiatan berikutnya," ujarnya usai mengisi BBM.

    Mengenai tarif angkutan kota di Subang hingga kini belum ada perubahan. Menurut Ketua Organda Subang, Adhe Obrex Kusnadi, pihaknya masih merumuskan dengan pihak pemerinyah daerah. Diperkirakan akan turun sebesar seribu rupiah. “Perkiraan sekitar seribu (turunnya). Tapi masih kami rumuskan. Untuk pastinya kita tunggu saja, ya,” ujar Adhe ketika dihubungi via telepon seluler.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus