Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Beberapa Penyebab Masih Tingginya Komoditas Peternakan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10652.jpg

    BANDUNG. Dari Hasil pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, 22 Januari 2015, sejumlah komoditas peternakan antara lain Telur dan Daging Ayam masih tinggi, bahkan untuk Telur harga cenderung naik dari Rp.18.000 per Kg menjadi Rp.23.000,- per Kg.
     
    Terkait dengan kondisi tersebut, beberapa factor menjadi penyebab masih tingginya komoditas peternakan, ungkap Kadis Peternakan Jabar, Doddy Firman Nugraha dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (22/1)

    Menurut Doddy, penyebab tingginya komoditas ternak disebabkan DOC ada dalam harga tinggi. Pakan ternak karena ada yang didatangkan melalui impor juga berimbas pada tingginya  harga komoditas ternak.
     
    Disisi lain, Doddy, untuk komoditas Telur penyebabnya karena masih tingginya permintaan Telur yang didatangkan dari luar Jabar . Selama ini, pasokan Telur 70 persen didatangkan dari luar diantaranya Jatim dan Lampung.
     
    Untuk Daging sapi baik ketika naik harga BBM maupun posisi turun seperti saat ini, selalu stabil dengan kisaran harga Rp.90.000,- sampai Rp100.000,- per Kg. Stok juga masih cukup, diprediksi  pasokan aman sampai Lebaran.
     
    Harapannya, ujar Doddy dengan kenaikan harga komoditas peternakan, margin keuntungan akan dinikmati oleh para pedagang. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus