Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ojang Risaukan Maraknya Batu Akik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10756.jpg

    SUBANG, Bupati Subang Ojang Sohandi mengutarakan kerisauannya atas kegemaran masyarakat terhadap batu cincin atau batu akik. Hal tersebut disampaikan oleh Ojang dalam sambutannya saat menyambut Milad ke-89/91 Nadlatul Ulama (NU) Tingkat Kabupaten Subang.  

    Menurut Ojang, ada yang mengatakan kepadanya bahwa ini adalah suatu pertanda masyarakat kita hatinya telah “sekeras” batu akik". “Tetapi saya akan berbaik sangka saja semoga masyarakat Subang tengah membuat podasi sosial yang kuat sekeras batu akik,” imbuh Ojang.

    Selanjutnya disampaikan tentang ajaran Pancasila yang dirumuskan oleh Soekarno yang memuat nilai-nilai Cinta Tanah Air (Nasionalisme), semangat demokrasi dan Ketuhanan (religius). Namun kesemuanya menjadi Eka Sila yaitu nilai Gotong Royong.

    Untuk itu Ojang pun menyampaikan tentang pentingnya mengolah akhlak manusia supaya tercipta manusia yang seimbang. Kemudian mengolah rasa, mengolah harta bagi para agniya dan olah raga.

    Pada Harlah kali ini mengusung tema: “Konstruksi Revolusi Mental Dalam Bingkai Aswaja pada kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat”.

    Pada kesempatan tersebut Bupati yang didampingi Wakil Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih menyampaikan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Subang sebesar Rp 300 juta kepada NU. Kemudian dilakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serba Guna dan Sekolah Tinggi NU di kawasan belakang sekretariat NU Subang.

    Sambutan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan disampaikanoleh Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah II Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menyampaikan kiprah NU dalam sejak perjuangan memerdekakan Indonesia hingga dalam pembangunan sangat terasa perannya. Dengan dibangunnya gedung serba guna NU di Subang diharapkan bisa membawa manfaat besar bagi kemajuan. “Kemajuan umat dalam ridho Allah SWT atau baldatun thoyyibatun wa Robbun Ghofur,” ujar Dedi.

    Disisi lain, Kepala kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), Drs. H. Aldim, M.Si, menyampaikan harapan besar atas momen milad NU agar menjadi ajang silaturahim dan konsolidasi organisasi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Selanjutnya kata Aldim, melalui silaturahim menuju silatulqolbi selanjutnya menjadi silatulfikri dalam membangun masyarakat.

    Acara puncak disampaikan tausiyah oleh DR. Abdi Kurnia Johan, MH yang menyampaikan tentang sejarah NU yang lahir atas persoalan agama yang menyangkut kepentingan umat secara luas. Pada waktu itu belum ada “Indonesia” namun beberapa ulama di Nusantara bersatu bangkit untuk melawan penjajahan. Kemudian di era pembangunan perjuangan NU untuk mencerdaskan Rakyat Indonesia. Tantangan utama yang dihadapi sekarang ialah upaya mendekatkan kembali umat dengan ulama.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Jajaran Muspida dan Organisasi Massa (Ormas) Islam di Kabupaten Subang.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus