Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kab.Bandung, Siap Berswasembada Pangan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10804.jpg

    BANDUNGKAB-PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan siap melaksanakan intruksi Presiden Joko Widodo untuk mensukseskan program swasembada pangan pada tiga tahun mendatang.

    Dalam mewujudkan program tersebut, Pemkab Bandung mengajak serta TNI AD mengerahkan seluruh kekuatannya termasuk Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

    Pernyataan itu disampaikan Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip pada kegiatan Gerakan Menanam Padi Sabilulungan bersama TNI, Polri dan Masyarakat yang berlangsung di Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Rabu (28/01/2015).

    Tampak terlibat dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Yayat Hidayat, SE, MM, Dandim 0609, Letkol Arhanud Tri Sugianto, S.Sos, sejumlah perwakilan dari unsur BPTP Jawa Barat, Lanud Sulaeman, Polres Bandung, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kelompok tani serta tokoh masyarakat setempat.

    Turut sertanya Babinsa dalam program swasembada pangan, menurut Dadang merupakan hal yang sangat membantu pemerintah daerah dalam melindungi dan mengawal semua aktivitas pertanian di Kabupaten Bandung.

    Untuk mencapai keberhasilan peningkatan pembangunan sektor pertanian, kata Dadang diperlukan kerjasama antar berbagai kalangan dalam hal ini petani, pemerintah, lembaga peneliti, ilmuwan, inovator, akademik, swasta, "Termasuk unsur TNI yang bisa membantu dalam hal pengamanannya", ucap Dadang Naser.

    Dadang berharap kerjasama yang dijalin dengan TNI AD ini dapat memberikan semangat dan rasa aman bagi para petani. "Sehingga mereka mampu mengejar musim tanam yang sudah dimulai dan meningkatkan produktivitas untuk percepatan swasembada pangan", harapnya.

    Dalam kesempatan itu, Dia menjelaskan realisasi produksi padi di Kabupaten Bandung pada tahun 2014 sebesar 519.886 ton gabah kering giling. "Sebenarnya Kabupaten Bandung sudah dapat mencukupi kebutuhan masyarakat malah terdapat surplus", tuturnya.

    Pada tahun 2015 ini, lanjut Dadang Pemkab Bandung menargetkan sebesar 535.150 ton gabah kering giling, secara prosentase ada kenaikan sebesar 5% dari tahun sebelumnya. Sedangkan Provinsi Jawa Barat ditargetkan untuk mencapai produksi padi sebesar 12,5 juta ton gabah kering giling.

    Untuk mencapai target kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani, Ia mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan akselerasi dengan cara perbaikan irigasi, distribusi bibit, pupuk dan pengadaan alat pertanian, "Apalagi ditambah dengan dukungan TNI, Saya berharap bisa meningkatkan produksi tanaman pangan di Kabupaten Bandung", harapnya pula.

    Sementara Tri Sugianto mengatakan pihaknya siap mengikuti rencana yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat, dengan cara mengerahkan personelnya dengan segala fungsinya.

    Sugianto menerangkan, sesuai dengan tugas kewilayahan Babinsa, mereka sangat berperan penting dalam mendukung kesuksesan program swasembada pangan. "Perlu Saya jelaskan, fungsi Babinsa disini tidak mengambil alih peran para penyuluh pertanian. Tugas dan fungsi mereka adalah melakukan pendampingan kepada para petani dengan cara memotivasi, mengawasi, serta mengamankan pelaksanaan kegiatan pertanian di Kabupaten Bandung", tutur Sugianto.

    Dia menyebutkan, di Kabupaten Bandung terdapat 180 Babinsa. "Mereka sudah mendapatkan pembekalan dari Bale Pelatihan Kementerian Pertanian di Pantura Subang beberapa waktu yang lalu agar mereka memiliki kemampuan untuk mengatur pola kerja para petani sehingga lebih efektif dan efisien", kata Sugianto.

    "Sekarang tinggal bagaimana mereka bisa mensinergikan dan mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Pada prinsipnya, kita siap untuk mengoptimalkan eksistensi mereka dalam membantu seluruh program pemerintah daerah", tegasnya pula.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus