Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Keselamatan Ibu dan Bayi Jadi Isu Strategis Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10839.jpg

    BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Alma Lucyati, M.Kes., MSI, MH.Kes, menyampaikan, untuk mempersiapkan generasi mendatang yang sehat dan berkualitas, yang merupakan bagian dari ‘8 Isu Strategis Provinsi Jawa Barat,’ Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya peningkatan kesehatan dan pelayanan masyarakat. Salah satunya yakni secara khusus ditujukan bagi ibu hamil, melahirkan dan nifas, dan bayi baru lahir.

     “Meski demikian, upaya ini masih menghadapi berbagai kendala, khususnya di Jawa Barat, dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia,” tegasnya.
     Dr. Alma menyebutkan, salah satu upaya tersebut adalah melalui “Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir,” dengan didampingi Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS).
     
    “Dengan dukungan Program EMAS, fokus Dinas Kesehatan adalah meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal, meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem rujukan, dan menguatkan akuntabilitas demi peningkatan kebijakan dan sumber daya.”
     
    Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir sudah dilaksanakan di seluruh Provinsi Jawa Barat, dengan dukungan khusus pada empat kabupaten, yakni Bandung, Bogor, Cirebon dan Karawang, didukung dengan penggunaan teknologi komunikasi dan informasi.
     
    Kadinkes dr. Alma menyampaikan harapannya agar mentor-mentor yang dilahirkan Program EMAS tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya jumlahnya berlipat ganda, dan terus menyebarkan energi positif ke kabupaten-kabupaten lain.
     
    Ia menghimbau seluruh jajaran fungsional RSUD dan Puskesmas untuk belajar dari kabupaten-kabupaten yang sudah terlebih dahulu merubah dan menerapkan tindakan yang lebih baik. 

    “Silakan memilih dan mengembangkan kegiatan yang paling sesuai dengan situasi maternal dan neonatal di daerah masing-masing, merencanakannya dalam APBD masing-masing, dan melaksanakannya bersama-sama dengan sungguh-sungguh.” jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus