Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengedaran Narkoba Dilakukan Berbagai Cara

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10850.jpg

    JAKARTA-Kepala BNN RI Anang Iskandar mengatakan, bahwa saat ini upaya pengedaran narkoba telah dilakukan melalui berbagai cara, diantaranya dengan memasukannya ke dalam multivitamin, jamu kuat, kosmetik atau obat kecantikan. 

    Untuk itu, diperlukan upaya dan komitmen bersama secara komprehensif dalam menangani masalah narkoba ini. Hal demikian disampaikannya di hadapan peserta Rakor Penanganan Indonesia Darfurat Narkoba di Jakarta, Rabu (4/2).

    Menurutnya, dengan diadakannya Rakornas ini akan ada kesepakatan dan kesatuan pandangan tentang kondisi darurat narkoba.

    Dalam rakor ini, kita menyatukan hal-hal: Pertama, menyatukan pandangan bahwa Indonesia masuk dalam kondisi darurat narkoba yang mengancam kedaulatan bangsa sekaligus membangun tekad seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengatasi ancaman tersebut. Kedua, membangun koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya penanganan kondisi kedaruratan ancaman narkoba.

    Ketiga, melahirkan gagasan-gagasan alternatif-konstruktif dalam penanganan kondisi ancaman kedaruratan narkoba dengan mengoptimalisasi peranan dan kapasitas pemerintah daerah. Keempat, menghasilkan rekomendasi yang mendorong adanya kemauan politik (political will) pemerintah baik pusat maupun daerah dalam upaya penanganan kondisi kedaruratan ancaman narkoba secara komprehensif dan integral.

    Anang pun menambahkan, upaya rehabilitasi merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan para pengguna, sehingga gerakan massif merehabilitasi 100 ribu para penyalahguna narkoba perlu dilakukan secara sukarela atau dipaksa secara undang-undang. Selain itu, upaya pencegahan adalah langkah utama dalam memberantas narkoba. Upaya ini menurut Anang sangat mudah dan murah, namun perlu konsistensi dan kesinambungan antar-berbagai pihak, mulai dari keluarga, tempat kerja, dan lingkungan di masyarakat, demikian Anang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus