Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lestarikan Budaya, Dengan Bangun Padepokan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10902.jpg

    BANDUNG-Paradigma pelestarian budaya saat ini harus mulai diubah. Melestarikan budaya tradisi bukan dengan memberikan bantuan finansial semata, melainkan dengan memfasilitasi seperti membangun padepokan atau membuat kantung-kantung seni tradisi budaya yang khas. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah untuk menyaksikan atau ikut berlatih. Dengan sendirinya suatu seni budaya tersebut bisa hidup dan lestari.

    Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar di rumah dinasnya, usai meninjau Padepokan Seni Jamparing Parikesit  Jatinangor, Jum'at (06/02).

    Dijelaskan Deddy Mizwar, "Setelah ada kegiatan terus ngapain ?. Saya kira harus ada fasiltas dimana mereka bisa berlatih sekaligus tempat mengadakan pertunjukan. Kemudian kantong-kantong budayanya harus tumbuh. Bisa jadi satu kabupaten yang khasnya itu yang masih hidup dan dikelola oleh komunitasnya mungkin cuma satu. Nah itu harus kita subsidi dengan memberikan fasilitasi secara fisik, supaya masyarakat yang mau dan bisa melihat atau ikut berlatih.

    "Nah sekarang kalau tempat latihan saja nggak ada. Kegiatan juga nunggu dipanggil aja. Kalau orang mau datang melihat engga tahu kapan dan dimana bisa dilihat. Itu kurang sehat menurut saya,"ujar, Deddy.

    Deddy juga menambahkan, bahwa tidak semua seniman atau sanggar seni mesti difasilitasi. Tetapi dipilih dari seni tradisi khas yang masih memiliki tokoh-tokoh yang tetap berkesenian sampai sekarang, seperti keluarga (almh) Mimi Rasinah yang sampai sekarang tetap melestarikan  seni tari topeng.

    Deddy juga mengingatkan pentingnya event-event budaya. Karena dengan event budaya, bisa memancing terangkatnya kembali jenis-jenis kesenian atau budaya, disamping untuk mendokumentasikan seni tradisi yang sudah punah.

    "Yang lain yang sudah tinggal kabarnya tinggal cari dokumentasinya. Itu sebabnya mesti ada event-event kebudayaan, demikian Deddy Mizwar.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus