Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tak Efektif, “Jabar Center” Batam Akan Ubah Konsep

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10956.jpg

    KOTA BATAM, KEPRI - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki kantor pusat informasi, promosi dan investasi, yaitu “Jawa Barat Center” di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

    Namun, bagi masyarakat Pasundan yang ada di Batam, kantor ini dinilai tidak efektif bagi masyarakat Pasundan yang ada di Batam, khususnya bagi para pengusaha asal Jawa Barat. Usai silaturahmi dengan Warga Pasundan dan Pelaku Usaha yang ada di Batam, yang digelar di Pacific Palace Hotel, Kota Batam, Senin malam (9/2), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa pihaknya akan mengubah konsep kantor tersebut menjadi layaknya sebuah tempat berkumpul para pengusaha.

    Gubernur pun mengakui, fungsi Jabar Center belum dioptimalkan dengan baik, karena selama ini pengelolaan hanya dilakukan oleh pegawai pemerintah yang bertugas pada sisi administrasi tanpa kewenangan serta pengetahuan manajemen promosi dan investasi yang memadai.

    Untuk itu, nantinya Jabar Center akan dikelola dengan melibatkan para pengusaha, serta pihak perbankan agar keberadaan Jabar Center lebih optimal serta berdampak pada perkembangan usaha yang dijalani pengusaha, khususnya pengusaha asal Jabar.

    “Memang mungkin kalau yang mengoperasikan itu adalah seorang PNS, memang tidak salah wawasannya dan kewajibannya sampai disitu. Nanti, tadi saya sudah bicara dengan Bank BJB, Direktur Mikronya Pak Agus. Pokoknya nanti akan di-setting sedemikan rupa, sehingga nanti menjadi sebuah tempat dimana antara yang menyediakan modal, yaitu Bank BJB kemudian para pengusahanya menyatu disitu. Mungkin nanti PNS yang ditugaskan disitu fasilitator saja, bukan pengendali disitu”, ungkap Gubernur usai acara.

    Gubernur pun mengatakan, di Jabar Center nantinya para pengusaha akan dapat membentuk strategi bisnis, manajemen ekonomi, serta pembinaan dari perbankan.

    Lebih lanjut Gubernur pun menuturkan, tidak hanya di Batam, kedepannya pihaknya akan membuat Jabar Center serta Kantor Sekretariat di provinsi lainnya, yang dapat menjadi pusat berkumpul masyarakat Jawa Barat di perantauan, serta pusat perekonomian Jabar yang dapat menjadi penghubung kerjasama Jawa Barat dengan provinsi lainnya.

    ”Akan jadi pusat kerukunan masyarakat, pusat organisasi masyarakat Jawa Barat atau masyarakat setempat asal Jawa Barat. Kemudian pada saat yang bersamaan juga nanti disitu menjadi pusat perekonomian juga. Makanya sekretariat tadi kan di samping ada Jabar Center, sekretariat itu difungsikan untuk berbagai fungsi. Kita juga kemarin minta kepada orang Sulawesi Selatan, coba cari lahannya kita nanti bantu untuk pembangunanya. Ini sangat berguna, karena nanti kerjasama antarprovinsi itu dibangun oleh masyarakat di provinsi tersebut asal provinsi kita, akan lebih enak," tutur Aher kepada awak media.

    Silaturahmi ini dihadiri para tokoh atau inohong Jawa Barat yang saat ini telah bermukim atau bahkan menjadi pejabat pemerintahan di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau, seperti Ketua Ombudsman Kepri, Ketua Bappeda Kota Batam, dan Kapolres Batam. Ada pula Ketua Paguyuban Pasundan Kepri, Ketua Paguyuban Pasundan Kota Batam, Ketua PWI Jawa Barat, Direktur Mikro Bank BJB, para Direktur di Polda Kepri, Pimpinan Batam Pos, GM Garuda Indonesia, serta para pengusaha dan ratusan masyarakat asal Jawa Barat.

    Ada sekitar 4000 Warga Pasundan yang saat ini bermukim serta bekerja di Batam serta Kepulauan Riau. Mereka bekerja sebagai pengusaha, serta karyawan di berbagai sektor pekerjaan, baik formal ataupun informal.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus