Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dari Persidangan Pemalsuan Novum Gasibu

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11373.jpg

    BANDUNG-Setelah sempat molor beberapa jam, akhirnya sidang lanjutan kasus dugaan Pemalsuan Novum Gasibu, dengan terdakwa Ridha Farida (Siti Jubaedah) kembali digelar di PN Bandung, Kamis (05/03). Pada sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua orang ahli untuk memberikan keterangan yaitu Wakil Panitera PN Bandung, Asep Dedi Suasta dan Dekan Fak. Hukum Unpad, Sigid Suseno.

    Dalam sidang tersebut Asep Dedi. S dihadirkan untuk memberikan keterangan mengenai salinan Putusan PN Bandung No. 11/1948 yang berbahasa Belanda. Menurutnya tidak ada satu pun arsip putusan pada sekitar tahun tersebut yang menggunakan bahasa Indonesia.
    “Sudah kita bentuk tim mengenai permasalahan ini. Tetapi itu putusannya yang beredaksional bahasa Indonesia itu tidak ada. yang ada hanya yang berbahasa belanda,” jawab Asep Dedi ketika ditanya oleh salah satu hakim anggota.

    Sedang ahli lainnya, Sigid Suseno dihadirkan untuk memberikan keterangan mengenai teori-teori pidana berkenaan dengan masalah pemalsuan sebagaimana kapasitasnya sebagai akademisi di bidang ilmu tersebut.

    Di akhir sidang, penasihat hukum terdakwa meminta tenggang waktu selama satu minggu pada hakim. Tetapi hakim menolaknya, dan diputuskan sidang lanjutan kasus tersebut digelar pada hari selasa tanggal 10 Maret 2015, minggu depan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus