Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Profesor Ganjar: Budaya Yang Tidak Kondusif Dimuseumkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11462.jpg

    BANDUNG- Ketua Dewan Kebudayaan Jawa Barat, Profesor Ganjar Kurnia mengungkapkan, banyak permasalahan yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kebudayaan di Jawa Barat. 

    Oleh karena itu, katanya, Dewan Kebudayaan Jawa Barat akan segera memberikan masukan-masukan kepada pemerintah untuk perkembangan budaya di Jawa Barat.

    “Banyak hal yang harus dibenahi terkait kebudayaan di Jawa Barat. Salah satunya yang paling mendesak untuk segera dibenahi, adalah menyangkut masa depan lingkungan. Saat ini masyarakat belum banyak yang sadar akan budaya membuang sampah pada tempatnya. Ini bisa kita lihat dari kondisi Sungai Citarum yang memprihatinkan. 

    Kita bicata lingkungan hidup, ya Citarum yang kotor. Itu berkaitan dengan budaya masyarakat untuk tidak membuang sampah semabarangan,” kata Profesor Ganjar Kurnia, usai acara Pengukuhan Dewan Kebudayaan Jawa Barat oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro 22 Kota Bandung, Kamis (12/3) kepada wartawan.

    Selain memiliki masalah budaya terkait lingkungan, Jawa Barat pun memiliki masalah budaya terkait dengan kesenian. Jawa Barat telah kehilangan sejumlah kesenian warisan leluhur karena terputusnya regenerasi seniman. Selain itu, permasalahan bahasa daerah.

    “Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Dewan Kebudayaan Jawa Barat. Kami akan memberi masukan-masukan kepada pemerintah untuk kepentingan perkembangan budaya di Jabar. Nanti kita sisir. Budaya yang tidak kondusif, kita museumkan saja. Yang kondusif kita transformasikan,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus