Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkatkan Penggunaan Bahan Baku Dalam Negeri

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11493.jpg

    BANDUNG-Kondisi dollar atas rupiah, kini menembus angka di Rp. 13.000,-. Dengan kondisi tersebut, Jabar sudah menyiapkan langkah solusi. Hal demikian, diungkapkan Kadis Perindag Jabar, Ferry Sofwan Arif, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/3).

    Ferry, lebih lanjut menambahkan, untuk mengantisipasi keterpurukan ekonomi akibat tingginya nilai tukar dolar terhadap rupiah, masyarakat diminta meningkatkan konsumsi bahan baku dalam negeri, kurangi bahan baku yang didatangkan melalui impor.

    Soal pemanfaatan bahan baku dari impor, diakui banyak digunakan oleh industri besar. Industri besar ada yang menggunakan  bahan kapas impor. Dalam kondisi tingginya harga tukar dolar terhadap rupiah, untung perusahaan   tidak terlalu besar.

    Namun, untuk  ekspor CPO, karena minyak mentah Kelapa Sawit banyak diekspor dari Indonesia, keuntungan eksportir Indonesia justru lebih besar Solusi lain, sambung Ferry, konsumsi impor diminta dikurangi. Bahan baku untuk produk UMKM diminta diganti dengan produk dari dalam.

    Khusus untuk industri yang bergerak dibidang makanan dan minuman olahan, disarankan menggunakan bahan baku dari dalam negeri, dan untuk pengolahannya disarankan dilakukan didalam negeri. 

    Even pameran denggan mempromosikan berbagai produk karya KUMKM juga merupakan solusi. Langkah ini, dimaksudkan untuk mendorong promosi produk KUMKM kepada masyarakat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus