Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KBP Gelar Kampanye Earth Hour

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11670.jpg

    KAB.BANDUNG BARAT-Earth Hour, yaitu sebuah kampanye inisiasi publik yang menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk merayakan komitmen gaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik selama 1 jam.
     
    Di tahun ke-1 di Indonesia Earth Hour 2015 akan diselenggarakan pada hari Sabtu (28/03), mulai pukul 20.30-21.30 wakru setempat. Dan kegiatan ini saat ini tidak hanya dilakukan oleh komunitas saja, tetapi juga dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat lain, seperti halnya yang dilakukan oleh Kota Baru Parahyangan.
     
    Raymond Hadipranoto mengatakan, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap lingkungan khususnya Earth Hour, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada penghuni untuk ikut mengikuti kegiatan tersebut.
     
    “Kita sudah memberikan himbauan kepada penghuni untuk ikut menghemat dengan mematikan berbagai barang elektronik dengan tenaga listrik di rumahnya,” ucapnya.
     
    Menurut Raymond,  berkaitan dengan digelarnya Festival Bandoeng Baheula yang berlangsung mulai hari ini, Sabtu (28/03) hingga Minggu (29/03), pihaknya menggelar acara Bandung Poek Mongkleng.
     
    “Selain himbauan kepada seluruh warga, juga kepada pengunjung dan peserta festivak kami libatkan dalam acara Earth Hour,” ujarnya.
     
    Raymon menambahkan, selama peringatan Earth Hour, mulai pukul 20.30-21.30, semua penerangan di area Festival Bandung Baheula dipadamkan dan diganti dengan lampu damar, patromax dan penerangan sejenisnya.
     
    “Selama peringatan Earth Hourdigelar penapilan wayang golek dengan penerangan patromax dan layar cancap,” kata Reymon, kepada wartawan di Koridor Bandoeng Tempoe Doeloe, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (28/03). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus