Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Posisi Konsumsi Daging Ayam dan Telur Di Jabar 10 Kg/kapita

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11686.jpg

    BANDUNG. Kadisnak Jabar, Doddy Firman Nugraha dalam keterangannya kepada jabarprov.go.I'd, Senin (30/3) mengatakan posisi Konsumsi daging ayam dan telur di Jabar masih di posisi 10 Kg/kapita.

    Sementara itu, dengan membandingkan konsumsi daging ayam dan telur di Negara -Negara Asia kini sudah mencapai 15 Kg/kapita, bahkan ada yang sudah mencapai 20 Kg/kapita.

    Dengan kenyataan ini serta melihat kondisi Jabar dengan potensi hasil ternak dari unggas cukup besar , tingkat konsumsi daging ayam dan telur harus ditingkatkan.

    Dalam upaya meningkatkan konsumsi daging ayam dan telur sambung Doddy Pemprov. Jabar kontinu menggelar sosialisasi makan daging ayam dan telur.

    Sosialisasi dilaksanakan setahun 2 kali, dengan waktu pelaksanaan memanfaatkan kegiatan lain yang diselenggarakan baik oleh Pemerintah Provinsi Jabar maupun Pemkab/Pemkot.

    Untuk tahun 2015, sosialisasi makan daging ayam dan telur untuk yang pertama akan dilaksanakan Bulan April 2015 yang direncanakan akan berlangsung di Kabupaten Ciamis.

    Dipilihnya Kabupaten Ciamis sebagai lokasi penyelenggaraan sosialisasi makan daging ayam dan telur didasarkan atas pertimbangan Pemkab setempat menggelar kegiatan program pengembangan unggas serta daerah tersebut tingkat konsumsi daging ayam dan telur masih dibawah Jabar yaitu baru 7 Kg per kapita.

    Sosialisasi makan daging ayam dan telur kedua rencananya akan dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Krida Pertanian tingkat Jabar yang dijadwalkan akan berlangsung di Kabupaten Bandung, Juni 2015.

    Sasaran dari sosialisasi makan daging ayam dan telur adalah masyarakat secara umum.

    Dengan sosialisasi ini, ujar Doddy diharapkan mampu menggerakkan kesadaran masyarakat akan manfaat gizi yang bersumber dari daging ayam dan telur. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus