Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disnakertrans Fasilitasi Sertifikasi Uji Kompetensi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11933.jpg

    BANDUNG-Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang dimulai Akhir Tahun 2015, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat melakukan upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja Jawa Barat melalui sertifikasi uji kompetensi. Hal tersebut sangat penting, karena salah satu dari lima pilar utama MEA adalah aliran bebas tenaga kerja terampil.

    “Dalam tahun 2015 ini kita memfasilitasi dari APBD Provinsi untuk 540 orang ikut uji kompetensi tanpa bayar. Dan itu akan kita tambah lagi, kita ajukan lagi dalam APBD Perubahan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Dr. Hening Widiatmoko, MA di ruang kerjanya, Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Nomor 532 Kota Bandung, kepada jabarprov.go.id, Kamis (16/4).

    Fasilitasi Uji Kompetensi untuk sertifikasi tersebut terbagi dalam 27 paket, masing-masing paket sebanyak 20 orang. Dan dalam APBD Perubahan akan ditambah lagi 10 paket. Sehingga secara keseluruhan yang difasilitasi sertifikasi uji kompetensi oleh Disnakertrans Jawa Barat sebanyak 740 orang.

    Dalam pelaksanaanya, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat mendahulukan sector yang paling siap dan memiliki peluang untuk berkompetisi, yaitu sector pariwisata dari bidang perhotelan dan restoran.

    Dari delapan profesi yang memiliki sertifikasi, yang paling siap di Jawa Barat untuk dilakukan fasilitasi uji kompetensi sertifikasi oleh Disnakertrans Jawa Barat adalah sector pariwisata bidang perhotelan dan restoran. Antara lain tenaga kerja kejuruan tata hidang, tata boga dan housekeeping. Sedangkan sector lainnya antara lain untuk fasilitasi uji kompetensi sertifikasi tenaga instruktur muda dan tenaga kerja menjahit garmen.

    Dalam fasilitasi uji kompetensi sertifikasi tersebut, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat. Adapun sertifikat kompetensinya dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    “BNSP yang mengeluarkan sertifikat kompetensi bahwa yang bersangkutan sudah punya keahlian yang diakui dan bisa mencoba mengisi lowongan pekerjaan di Negara-negara ASEAN,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus