Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gerakan Penanganan Pasca Panen Padi di Ds.Mariuk Subang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12027.jpg

    SUBANG-Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Subang dalam rangka pencapaian ketahanan pangan, lakukan upaya Gerakan Pasca Panen Padi, Rabu (22/4), bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Mariuk Kecamatan Tambakdahan.

    Hadir pada kesempatan itu, Bupati Subang, Ojang, Staff Ahli Gubernur, Enny Heryani, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Diden Trisnadi, dan para kontak tani se-Jabar, serta para Babinsa Kodim Subang.

    Pada acara tersebut, diperagakan cara memanen dengan menggunakan alat-alat modern, baik dalam memotong padi maupun memisahkan batang padi menjadi gabah.

    Bupati Ojang dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kab. Subang berkomitmen untuk meningkatkan produksi pangan (beras). Untuk itu dirinya akan terus berupaya bersama petani untuk meningkatkan produksi. Menurutnya, dirinya akan meningkatkan jumlah gudang penyimpanan beras dalam rangka pengamanan panen. 

    Sementara itu, pejabat dari kementrian Pertanian, Ir. Banun Harpini mengungkapkan, bahwa untuk menciptakan keberhasilan dalam pasca penaganan panen, memang diperlukan beberapa alat pertanian yang modern, sehingga hasil panen akan semakin berkualitas, jelasnya.

    Staff Ahli Gubernur, Enny, dalam sambutannya menegaskan, program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka menciptakan ketahanan pangan mentargetkan di Tahun 2015 untuk menghasilkan padi sebanyak 13.807.631 ton Gabah Kering Giling. Target tersebut sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat, mengingat Jawa Barat menjadi sentra padi nasional.

    Bahwa untuk mengamankan pencapaian target ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Subang, pihak Kodim Subang turut bderpartisipasi dengan melakukan pendapingan dan mengawal agar pola penanaman padi yang dilaksanakan petani bisa berlangsung tepat waktu, sehingga diharapkan hasil panennya juga bisa maksimal. 

    Di lapangan, ujar Dandim, Ari Sasongko, tiap Koramil melakukan pendampingan terhadap kelompok tani, mulai pengolahan tanah, proses tanam hingga penanganan pasca panen.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus