Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kementrian Pariwisata Targetkan 12 Juta Wisman

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12084.jpg

    BANDUNG- Kementrian Pariwisata Republik Indonesia menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke obyek-obyek wisata di Indonesia sebanyak 12 juta orang dalam Tahun 2015.

    “Dari target tersebut, diharapkan Provinsi Jawa Barat memberikan kontribusi dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 300.000 orang atau mungkin lebih banyak lagi sebanyak 500.000 orang,” kata Deputy Direktur Pengembangan Daya Tarik Wisata Kementrian Pariwisata RI, Ir. Eka Fuadi, MBA, MSc, pada Rapat Pembinaan Produk Pariwisata Tahun 2015 di Ruang Sidang Lt.3 Gedung Pariwisata Provinsi Jawa Barat, Jalan LLRE Martadinata Nomor 209 Kota Bandung, Selasa (28/4).

    Untuk mencapai target tersebut, kata Ir. Eka, pihak Kementrian Pariwisata melakukan 4 langkah strategis, yaitu pertama, pembangunan destinasi pariwisata dengan meningkatkan daya tarik daerah tujuan wisata sehingga berdaya saing di dalam negeri dan di luar negeri. Kedua, pemasaran pariwisata nasional dengan mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara dan mendorong peningkatan wisatawan nusantara. Ketiga, pembangunan industry pariwisata dengan meningkatkan partisipasi usaha local dalam industry pariwisata nasional serta meningkatkan keragaman dan daya saing produk/jasa pariwisata nasional di setiap destinasi pariwisata yang menjadi focus pemasaran. Keempat, pengembangan kelembagaan pariwisata dengan membangun sumber daya manusia pariwisata serta organisasi kepariwisataan nasional.

    Ir. Eka optimis target kunjungan 12 wisman ke Indonesia dapat tercapai karena banyak Negara protensial yang menjadi pasar pariwisata Indonesia.

    “Ada lima Negara pasar potensial bagi pariwisata Indonesia, yaitu Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok dan Jepang. Oleh karena itu, Kementrian Pariwisata menargetkan kunjungan Wisman 20 juta orang pada tahun 2019,” katanya.

    Adapun pembangunan destinasi pariwisata, menurut Ir. Eka,  dilakukan dengan lima strategi. Pertama, strategi perwilayahan terdiri dari 50 Destinasi Pariwisata Nasional, 88 Kawasan Strategi Pariwisata Nasional dan 222 Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional. Kedua, pembangunan daerah tujuan wisata meliputi wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Ketiga, Aksesibilitas Pariwisata meliputi sarana (moda transportasi angkutan jalan, sungai, danau dan penyeberangan, angkutan laut dan kereta api), prasarana (pelabuhan laut, bandara, stasiun) dan sistem Transportasi (informasi rute dan jadwal, ICT, kemudahan reservasi moda). Keempat, prasarana Umum, Fasilitas Umum dan pariwisata meliputi prasarana umum (Listrik, Air, Telekomunikasi, pengelolaan limbah), Fasilitas Umum (keamanan, keuangan perbankan, bisnis, kesehatan, sanitasi dan kebersihan, khusus bagi penderita cacat fisik, anak-anak dan lanjut usia, rekreasi, lahan parkir dan ibadah), Faslitas Pariwisata (akomodasi, rumah makan/restoran, informasi dan pelayan pariwisata, keimigrasian, TIC dan e-tourism kios, polisi pariwisata dan satuan tugas wisata, toko cinderamata, penunjuk arah-papan informasi wisata-rambu lalu lintas wisata, bentuk bentang lahan) dan kelima Pemberdayaan Masyarakat meliputi sadar wisata dan Pengembangan Kapasitas Masyarakat. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus