Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Guru TK Honorer Belum Terima Tunjangan Profesi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12140.jpg

    BANDUNG-Para guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) Honorer se-Kota Bandung belum menerima tunjangan profesi guru (TPG) selama 9 bulan, yaitu lima bulan dalam tahun 2014 dan empat bulan dalam triwulan I Tahun 2015. 

    Demikian diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH) Kota Bandung, Yanyan Herdiyan, usai menyampaikan aspirasi kepada Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Deponegoro, Kota Bandung, Senin (4/5) kepada jabarprov.go.id.

    “Kami khawatir apabila ini dibiarkan bisa dinyatakan hangus seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya memang tidak sebanyak 9 bulan, tapi masing-masing guru hanya satu sampai dua bulan saja,” katanya.

    Selama ini, jelas Yanyan, pihaknya hanya menanyakan TPG yang belum cair itu kepada dinas pendidikan setempat, kemudian ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Namun jawaban dari pihak disdik tersebut, kurang memuaskan. Mereka hanya mengatakan nanti kita tanyakan ke pusat dan meminta berkasnya untuk dikumpulkan.

    “Dan akhirnya lewat,  kita bosen menanyakan karena tidak ada penyelesaian yang pasti dan akhirnya dinyatakan hangus,” katanya.

    Para guru TK dan PAI Honorer yang belum menerima TPG selama 9 bulan, menurut Yanyan, bukan hanya para guru TK dan PAI Honorer se-Kota Bandung saja, melainkan juga guru TK dan PAI Honorer se-Jawa Barat. Oleh karena itu, katanya, Yanyan beresama puluhan guru TK dan PAI Honorer lainnya mendatangi Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat  untuk menyampaikan aspirasi dengan mengatasnamakan guru TK dan PAI Honorer se-Jawa Barat.

    Yanyan menjelaskan, guru TK Honorer yang sudah disertifikasi sebanyak 1415 orang yang belum menerima TPG tersebut. Sedangkan guru PAI nya sekitar 400-san orang. Kalau se-Jawa Barat bisa mencapai ribuan. Selama ini para guru TK dan PAI Honorer tersebut mendapat TPG dari dana APBN atau dari pemerintah pusat.

    “Guru TK dan PAI Honorer yang statusnya belum disetarakan dengan guru PNS,  TPG per bulannya Rp 1,5 juta. Sedangkan guru TK dan PAI yang statusnya sudah disetarakan dengan guru PNS, bisa mencapai tiga jutaan. Kami mengharapkan, DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Komisi V dapat memperjuangkan hak kami yang belum kami terima,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus