Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPBD Jabar Kirim Alat Penerangan Untuk Evakuasi Malam

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12166.jpg

    KAB.BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar telah menerjunkan tim dan telah menangani bencana tanah longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jabar. "BPBD Jabar untuk sementara sudah mengirimkan personel, logistik, dan peralatan (light tower) untuk penerangan di lapangan. Dengan demikian petugas dapat bekerja hingga malam untuk evakuasi dan pertolongan kepada korban," papar Aher di Bandung, Selasa malam, (5/05).

    Selain tim BPBD, Aher menjelaskan, personel yang bertugas di lokasi kejadian antara lain dari TNI, Polri, Basarnas, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar membantah bahwa korban tewas akibat bencana dimaksud mencapai delapan orang. Hal ini didasarkan laporan resmi yang diterimanya dari petugas BPBD Jabar di lokasi bencana."Korban sementara terevakuasi satu orang meninggal dunia, empat luka berat, empat luka ringan. Longsor juga menyebabkan delapan rumah warga tertimbun. Sementara jumlah kerugian sedang proses assesment petugas BPBD Jabar," Aher merinci.

    Ditambahkan, longsor terjadi di Kampung Cibitung, RW 15, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan. Longsor terjadi pukul 14:38 WIB. Longsoran diperkirakan akibat hujan atau pipa yang bocor dan menimpa rumah penduduk. Juga menjebol saluran pipa panas bumi milik PY Star Energy Geothermal.

    Untuk memastikan penanganan maksimal atas korban dan keluarganya, serta lokasi bencana, Wakil Gubernur Deddy Mizwar akan bertolak ke titik peristiwa pada Rabu pagi (6/5/2015). "Kita berusaha agar korban dan keluarga tertangani secara baik. Juga diupayakan agar tidak ada longsor susulan di lokasi," tukas Aher.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus