Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkatkan Efektifitas Lembaga Zakat, Pemprov Gandeng Baznas

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12171.jpg

    BANDUNG – Guna meningkatkan efektifitas badan-badan penyaluran zakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memaparkan bahwa kerjasama ini dilatarbelakangi karena walaupun efektifitasnya optimal, cakupan badan-badan zakat masyarakat cenderung kecil. Sedangkan Pemerintah Provinsi memiliki cakupan yang luas, namun kurang efektif. Untuk itu Aher mengungkapkan, dengan bergabungnya pihak Pemprov Jabar dan Baznas, diharapkan efektifitas dapat lebih maksimal dengan cakupan lebih luas.

    “Luas cakupannya dari pemerintah, efektifitasnya dari lembaga zakat. Jadi nanti hadir sebuah program dengan cakupan yang sangat luas dan dengan efektifitas yang sangat tinggi," ungkap Aher ditemui usai menjadi keynote pada acara Gathering Zakat di Gedung Sate Bandung, Selasa (05/05) malam.

    Selain itu, Aher juga menyebutkan beberapa program terpadu milik Baznas yang sejalan dengan program Pemprov Jabar, sehingga pada pelaksanaannya keseluruh program tersebut diharapkan dapat lebih tepat sasaran. Program-program tersebut diantaranya pembangunan rumah layak huni, pembangunan sanitasi dan MCK, serta beasiswa bagi masyarakat tidak mampu dibawah kerjasama Pesantren Yatim Penghafal Al-Qur’an, dengan tujuan mencetak da’i-da’i penghafal Qur’an (hafidz) muda yang berkompeten.

    Aher berharap, dengan adanya kerjasama ini, penyaluran zakat bagi yang membutuhkan dapat tepat guna, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Lebih jauh, Aher berharap seluruh pihak baik instansi pemerintah, swasta maupun individu akan lebih tergugah kesadarannya untuk berzakat dan berbagi dengan sesamanya.

    “Potensi zakat Provinsi Jawa Barat ini terbesar di Indonesia, 6 hingga 7 Trilyun rupiah. Tentu ini harus dibangkitkan dari masyarakat kita," pungkas Aher.

    “Terutama sebentar lagi bulan suci Ramadhan. Aktifitas zakat memang 60 sampai 70%-nya ada di bulan Ramadhan," lanjutnya.

    Terkait hal tersebut, Aher juga menghimbau kepada Baznas dan lembaga-lembaga amil zakat lainnya untuk mempersiapkan diri mengelola zakat di bulan suci Ramadhan 1436 H mendatang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus