Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pejabat Fungsional Perencana Dituntut Lebih Produktif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12245.jpg

    CIMAHI-Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) Provinsi Jawa Barat, H. Danny Sudrajat, SH, MM menegaskan, pejabat fungsional perencana pemerintah dituntut untuk dapat bekerja lebih produktif. Hal ini dapat dipahami karena kenaikan pangkat dan jabatan perencana, tidak lagi ditentukan oleh lamanya bekerja, melainkan ditentukan oleh tingkat produktivitasnya.

    “Tingkat produktivitas akan diukur oleh besar kecilnya angka kredit yang dikumpulkan dan besarnya angka kredit ini didadarkan atas kegiatan perencanaan yang dilakukannya,” kata Sekretaris Badiklatda Provinsi Jawa Barat, H. Danny Sudrajat, SH, MM dalam sambutannya mewakili Kepala Bidiklatda Provinsi Jawa Barat pada acara Pembukaan Diklat Fungsional Perencana Tingkat Muda Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2015 di Kampus II Badiklatda Provinsi Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (11/5).

    H. Danny Sudrajat mengatakan, sebagai bagian dari institusi perencanaan, tugas perencana semakin ditantang untuk tidak hanya berpartisipasi aktif dalam menjalankan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang mampu menjawab permasalahan masyarakat, rekayasa teknik sosial dan ekonomi, hubungan-hububngan dan informasi yang diperlukan, namun juga dituntut kehandalannya dalam identifikasi permasalahan yang semakin kompleks, seperti optimalisasi pemanpaatan sumber daya alam dengan memperhatikan  kelestariannya, perumusan alternative kebijakan, pengkajian alternative, penentuan alternative dan rencana di masa depan, rencana program dan kegiatan pembangunan yang berdasarkan  kebutuhan masyarakat, hingga digunakannya maupun dalam hal pengembangannya dan pembinaan potensi sumber daya manusia.

    “Dengan semakin pesatnya tantangan global dan perubahan system dan mekanisme perencanaan pembangunan, maka peningkatan kualitas para perencana semakin mendesak untuk dilaksanakan secara berkesinambungan,” katanya.

    Peningkatan kualitas SDM perencanaan, lanjut H. Danny, diharapkan, tidak saja hanya meningkatkan keahlian dan keterampilan, namun harus pula didasarkan pada upaya peningkatan kapasitas di institusi perencanaan sehingga kualitas out put perencanaan yang dihasilkan mampu memenuhi harapan masyarakat secara luas.

    Ketentuan profesionlisme dalam pelaksanaan tugas pokok perencanaan telah terjabarkan dalam rincian tugas yang diemban, yang dalam pelaksanaanya menuntut berbagai konsekwensi bagi para perencana, yaitu dari setiap kegiatan yang ada  dengan nilai kredit masing-masing menutut kinerja perencanaan yang baik sehingga para perencana tersebut dapat dinaikkan pangkat atau jabatan ke tingkat yang lebih tinggi, sesuai batas minimal kewenangan dan dapat memenuhi kriteria yang diharapkan. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus