Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mobile Masjid di Longsor Pangalengan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12259.jpg

    BANDUNG-YMN (Yayasan Masjid Nusantara) menyediakan Mobile Masjid untuk para relawan longsor Pangalengan di Kampung Cibitung, RW 15, Desa Margamukti, Pangalengan, Kab Bandung. Mobil ini mengangkut peralatan shalat seperti karpet, sarung, mukena, penunjuk arah kiblat, serta toren air lengkap dengan beberapa keran untuk keperluan wudhu.

    Keberadaan Mobile Masjid sangat membantu para relawan yang sedang membantu para korban longsor di Pangalengan. "Alhamdulillah adanya Mobile Masjid dari YMN sangat membantu kami bagi para relawan, TNI, Polisi dalam dalam beribadah. Berwudhu di mushola daerah ini sangat sulit karena aliran air sangat kecil. Pipa air pun tertimbun longsor. Adanya Mobile Masjid dengan toren airnya sangat memudahkan," tutur
    Nana, salah seorang anggota Polda Jabar.

    Para relawan yang merupakan tim gabungan dari BPBD (Badan
    Penanggulangan Bencana Daerah) Kab Bandung, BPBD Jawa Barat, Basarnas, TNI, Polri, relawan, masyarakat dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait lainnya di Kabupaten Bandung dengan sigap hadir di tempat kejadian demi membantu evakuasi korban bencana longsor dan ledakan pipa gas yang terjadi pada Selasa (05/05) lalu.

    Bencana longsor yang terjadi berawal dari ledakan pipa milik PT Magma (Geothermal Wayang Windu Pangalengan) tersebut telah menyebabkan 8 rumah tertimbun tanah longsor, 4 orang meninggal, 9 orang luka-luka, dan 110 orang mengungsi di kantor kelurahan setempat.

    "Selain bantuan untuk para korban kita juga harus  memperhatikan keperluan para relawan terutama untuk sarana ibadah. Kehadiran Mobile Masjid ini menjadi solusi bagi para relawan longsor yang membantu evakuasi untuk melaksanakan sholat," ungkap Hilman, Departement Program YMN. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus