Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Ingin Warga Jabar Berdiaspora di Daerah Lain

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12308.jpg

    MAKASAR-Dengan luas wilayah sekitar 35.000 km persegi dan jumlah penduduk mencapai 46 juta jiwa, Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terpadat. Tak heran jika karenanya banyak masyarakat Jawa Barat yang memilih bermigrasi ke daerah lain, ataupun dengan alasan kepentingan lain, seperti halnya yang terjadi di Provinsi Sulawesi.

    Data terakhir, ada sekitar 4.000 masyarakat Sunda yang tinggal di Kota Makasar, Sulawesi Selatan. Hal inilah yang membuat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tertarik untuk hadir dalam acara Makasar Sundanese Festival 2015 "Festival Kuliner, Seni Budaya Sunda dan Makasar" di Lapangan Hasanuddin, Makasar, Sabtu malam (16/05).

    Acara yang dimeriahkan dengan perlombaan seni dan budaya Sunda serta daerah lainnya ini diapresiasi dengan baik oleh Aher.

    "Ini tentu sangat baik untuk membangun alkuturasi, membangun sebuah persatuan, sebuah kebersamaan lewat perhelatan Festival Budaya," tutur Aher.

    Pada saat yang bersamaan, Aher juga melantik dan mengukuhkan kepengurusan Forum Komunikasi Tatar Sunda Pangumbaraan Tingkat Provinsi se-Sulawesi, yang di dalamnya dibacakan deklarasi terbentuknya 5 Forum Sunda Ngumbara, diantaranya:
    1. Forum Sunda Ngumbara Gorontalo,
    2. Forum Sunda Ngumbara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,
    3. Forum Sunda Ngumbara Sulawesi Tengah,
    4. Forum Sunda Ngumbara Sulawesi Tenggara, dan
    5. Forum Sunda Ngumbara Sulawesi Utara.

    Banyaknya masyarakat yang tinggal di Provinsi Sulawesi membuat Aher terkesan. Karena secara tidak langsung hal ini dapat menjadikan budaya Sunda semakin dikenal dan bersatu dengan budaya lain untuk membangun kebersamaan dengan manfaat yang lebih baik. Sehingga dapat saling bertukar pengetahuan akan budaya satu dengan yang lainnya.

    Tak lupa Aher juga mengingatkan bagaimana sifat jamur yang mampu tumbuh dan berkembang dimana saja pada masyarakat Jawa Barat yang mengembara.

    "Kita ingin masyarakat Jawa Barat terbiasa berdiaspora, terbiasa sebagaimana jamur diterbangkan dari suatu tempat ke tempat lain oleh angin dan akan langsung betah di tempat yang baru," jelas Aher.

    "Orang Jawa Barat pun diterbangkan oleh kepentingan keluarga, kepentingan dinas, kepentingan pekerjaan, kepentingan mencari nafkah dan itu tidak masalah asalkan kemudian bekerja keras dengan baik, berakhlak baik, beralkuturasi secara budaya dengan masyarakat setempat, maju bersama-sama. Itu sesuatu yang kita harapkan," tambahnya.

    Selama konteksnya saling menguntungkan (dengan penduduk asli), Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendukung dan berupaya agar para masyarakatnya yang mengembara ini dapat membangun sebuah kebaikan, dalam hal pendidikan, agama, dan sosial. Sehingga masyarakat Jawa Barat siap untuk berdiaspora dimanapun berada, dan siap untuk hidup bersama-sama masyarakat setempat dalam simbiosis mutualisme.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus