Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12457.jpg

    SUBANG, Ada banyak alasan menyertakan Desa Leles pada Lomba Desa Tingkat Provinsi. 

    Karena banyak hal yang yang telah dicapai. Diantaranya ialah bidang ekonomi produk yang telah memperoleh produk halal salah satunya ialah produk dari Desa Leles. 

    Desa Leles juga telah terbebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan (ODF). Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Subang, Ojang Sohandi pada saat menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat di Aula Kantor Desa Leles Kec Sagalaherang, Senin (25/5).

    Kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat adalah untuk melakukan penilaian Lomba Desa. Untuk Kabupaten Subang yang lolos ikut pada lomba desa ialah Desa Leles Kecamatan Sagalaherang.

    Pada pemaparan pada Tim Penilai oleh Kepala Desa Leles Kec Sagalaherang Ade Kusyana menyampaikan bahwa di Desa Leles dalam hal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah lunas, Kemudian partisipasi politik pada setiap pemilihan umum mencapai 80%. Potensi disektor pendidikan sudah tidak ada yang putus sekolah tingkat SD. 

    Telah berjalan Gerakan Orang Tua Asuh. Pemerintah Desa bersama masyarakat telah menyediakan Mobil Siaga Desa untuk layanan masyarakat bidang kesehatan atau melahirkan bagi warga yang membutuhkannya terutama bagi warga yang tidak mampu.

    Desa Leles juga telah menjadi Desa Sadar Hukum (Darkum) Disektor ekonomi, papar Ade, anggota Lumbung Ekonomi Desa (LED) terdata sebanyak 679 orang dengan aset lebih dari 1,5 milyar rupiah dan Perputaran modal sebesar 3,5 milyar. Masyarakat telah melakukan pemberdayaan dengan menyediaan Kebun Bibit Desa untuk mengantisipasi kesulitn bibit, dan membudayakan Tanaman Obat Keluarga (Toga).

    Dalam sambutannya Ketua Tim Penilai Lomba, R. Firman N dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi JawaBarat, menyampaikan tujuan Lomba Desa berdasarkan Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa yang mengamanatkan agar desa dilindungi supaya berdaya makin maju, kuat dan demokratis. Dalam pelaksanaannya berdasarkan pada Peraturan menteri dalam Negeri (Permendagri) No 13 tahun 2007 dan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 8 tahun 2015. Adapun indikator penilaian ialah meliputi 8 aspek, yaitu: Pendidikan, Kesehatan masyarakat, Ekonomi Masyarakat, Keamanan dan Ketertiban, Pemerintahan, Partisipasi Masyarakat, Pengembangan Masyarakat dan Pemberdayaan Kesejahteran Keluarga

    Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan penilaian langsung oleh tim kepada aparatur desa dan anggota Tim Penggerak PKK Desa Leles oleh Panitia.

    Selama kegiatan berlangsung ditampilkan berbagai produk unggulan diantaranya produk makanan dan kerajinan dari kayu yang merupakan karya Warga Leles.

    Turut hadir para Kepala Dinas dan jajaran pejabat di lingkungan pemerintah Setda kabupaten Subang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus