Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bimbingan PSM Provinsi Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12465.jpg

    CIMAHI- Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Bimbingan Manajemen bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 di Aula Gedung Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jalan Jenderal Amir Machmud (Jl.Raya Cibabat) Nomor 331, Kota Cimahi, Selasa (26/5).

    Kepala Seksi Pemberdayaan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial pada Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Drs. Firman Kamesywara menjelaskan, bimbingan manajemen bagi PSM Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 tersebut diikuti oleh 30 orang peserta dari 10 kabupaten/kota di Jawa Barat.

    ”Bimbingan manajemen ini dimaksudkan untuk lebih memantapkan peran dan tugas  PSM sebagai pionir dan ujung tombak pembangunan kesejahteraan sosial di masyarakat,” katanya.

    Adapun tujuannya, yaitu pertama, dipahaminya mengenai lingkup tugas, fungsi serta mekanisme PSM. Kedua, meningkatnya pengetahuan dan  keterampilan PSM dalam pelaksanaan tugas pembangunan kesejahteraan sosial di lapangan. Ketiga, meningkatnya jangkauan dan sasaran pelaksanaan pembangunan bidang kesejahteraan sosial.

    Penceramah dan pembimbing dalam kegiatan tersebut meliputi unsur dari Sekolah Tinggi Kesejahtetaan Sosial (STKS) Bandung, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Lembang, PSM Provinsi. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi serta curah pendapat.

    Adapun materi bimbingan meliputi teknis pendataan PMKS  dan PSKS, manajemen usaha kesejahteraan sosial,  pendampingan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan kesejahteraan sosial, dan  peningkatan peran dan fungsi pekerja sosial masyarakat.

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Drs.H. Arifin Harun Kertasaputra mengatakan, melalui bimbingan manajemen ini diharapkan, pertama, para peserta dapat mengetahui dan mampu mengungkapkan potensi peranannya sebagai PSM dalam berperan serta menanggulangi berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat sesuai dengan karakter dan  kondisi daerahnya.

    Kedua, diharapkan memahami bahwa kuantitas, kualitas dan kompleksitas permasalahan sosial memerlukan kerjasama dan keterlibatan semua komponen masyarakat dalam  penanganan secara terpadu dan  sinergis. Ketiga, mau dan mampu mengidentifikasikan permasalahan sosial yang mendesak untuk diupayakan penanggulangannya di daerahnya masing-masing, melalui langkah kongkrit sebagai PSM melalui penyediaan data PMKS sesuai dengan by name by adress. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus