Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gunakan Ijazah Palsu, Jabatan dan Golongan PNS Akan Dianulir

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12516.jpg

    PURWAKARTA- Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan memberikan sangsi tegas kepada Pagawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya jika terbukti menggunakan ijazah palsu. Demikian dikemukakan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.

    “Sangsi yang akan kepada PNS yang terbukti menggunakan ijazah palsu bisa berupa penurunan jabatan dan golongan,” ujarnya.

    Dedi beralasan, peberian sangsi dilakukan karena penggunakan ijazah palsu bagi PNS dengan tujuan untuk posisi jabatannya telah membohongi masyarakat.

    “Kita akan menganulir PNS dari golongan dan jabatannya jika ijasah sebagai syarat untuk naik jabatan tersebut ternyata palsu,” ucap Dedi, kepada wartawan, Kamis (28/05).

    Dedi menyatakan, dirinya tidak sepenuhnya menyalahkan PNS yang menggunakan ijazah palsu untuk mengejar golongan dan jabatannya.

    “Kasus ijazah palsu tidak 100% kesalahan PNS, tapi ini terjadi karena faktor sistem regulasi kepegawaian pemerintahan di Indonesia saat ini, yang tolok ukur kepegawaian pemerintah mengacu pada aspek gelar formal semata,” katanya.

    Saat ini menurutnya, setiap pejabat terutama eselon dua minimal harus sarjana strata satu, yang belum tentu menguasai pekerjaan dari jabatannya itu.

    “Karena tuntutan kerja, maka banyak PNS ramai-ramai sekolah lagi untuk meraih gelar demi persyaratan tersebut, akhirnya banyak PNS yang mengambil jalan pintas dengan cara membeli ijazah palsu,” tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus