Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Melalui Acara Hitung Mundur, PON Akan Meriah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12642.jpg

    CIAMISKAB-Kepala Bidang Penyiaran dan Pelayanan Media (PPM) PB PON Jabar Ateng Kusnandar mengungkapkan, melalui hitung mundur 444 hari jelang PON ini pihaknya berharap PON 2016 akan lebih meriah dan diketahui masyarakat secara nasional.

    “Penyelenggaraan hitung mundur ini yang kesekian kalinya. Dengan harapan melalui hitung mundur ini PON  akan lebih meriah dan akan lebih diketahui dan dipahami oleh seluruh masyarakat Jawa Barat dan Indonesia, karena PON ini event nasional,” ujar Ateng yang ditemui disela-sela acara cOUNTING 444 Hari Jelang PON 2016, Minggu (7/6).

    Ateng mengatakan, pihaknya nanti akan terus menyelanggarakan acara hitung mundur dengan lokasi yang berbeda, yaitu di kabupaten/kota penyelenggaran PON, bahkan di luar Provinsi Jawa Barat.

    PON XIX/2016 akan mempertandingkan 43 cabang olahraga yang diikuti 34 provinsi, pada tanggal 9-21 September 2016. Pelaksanaan pertandingan akan digelar di lokasi venue yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jawa Barat, yaitu: Kota Bandung, Bekasi, dan Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Pangandaran, Cirebon, Subang, Sumedang, Purwakarta, Sukabumi, Bogor, Bekasi, dan Karawang, demikian penjelasan Ateng.

    Acara hitung mundur ini, bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Ciamis yang ke-373 dimana digelar pula “Jalan Sehat Ciamis 373” yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Deddy Mizwar, dengan peserta sekitar 60.000 orang. Peserta tidak hanya warga Kabupaten Ciamis saja, namun ada juga yang berasal dari Banjar, Tasikmalaya, serta daerah lainnya.

    Acara hitung mundur dan jalan sehat ini bertabur hadiah, dengan hadiah utama 2 tiket Umroh, sepeda motor, sepeda gunung, serta doorprize berbagai peralatan elektronik. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan Senam Santri yang melibatkan 444 orang santri dan 44 jenis kolaborasi musik yang digelar secara terus menerus atau medley.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus