Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    STIK Apresiasi Konsep Restoratif Justice di Purwakarta

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12708.jpg

    PURWAKARTA-Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdikpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang telah menunjuk 5 desa sebagai proyek percontohan pembentukan mahkamah budaya dan adat.  

    “Konsep Purwakarta yang akan menerapkan adat dan budaya ini sangat bagus, dan akan disinergiskan dengan konsep akademik di STIK, mengenai restoratif justice,” ujarnya.

    Menurut Rycko, kedepan kepolisian tidak hanya akan mengacu pada pasal-pasal dalam hukum murni saja, tetapi harus menitikberatkan pada aspek adat dan budaya juga. 

    “Kedepan anggota Babinsa atau Babinkamtibmas, bisa jadi polisi budaya dan polisi budaya ini, akan bekerjasama dengan tokoh adat setempat dalam menangani permasalahan di desa tersebut,” ujarnya.

    Rycko berharap, dengan restoratif justice ini kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat akan lebih meningkat karena jika menggunakan hukum murni justru menimbulkan efek negatif.

    “Hukum murni bukan solusi yang efektif, jika menggunakan hukum murni, dia akan dikurung penjara dan selama dipenjara, si pencuri akan jadi pengangguran. Aspek lain psikologisnya saat ada di sel serta keluarganya akan kena dampaknya. Jadi kalau warganya saling berbagi, gotong royong, kasus pencurian ayam itu tidak akan ada,” tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus