Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pedagang Bunga Rampai Mendulang Untung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12742.jpg

    BANDUNG-Pedagang bunga rampai di sekitar tempat pemakaman umum dan di pasar tradisional di Kota Bandung mendulang untung karena banyaknya masyarakat yang melaksanakan tradisi Nadran atau berziarah ke makam keluarganya masing-masing, jelang datangnya bulan Ramadhan 1436 Hijiriyah.

    “Kalau hari-hari biasa, paling banyak hanya antara lima sampai sepuluh kantong plastic kecil yang terjual. Tapi, pada hari Jum’at (12/6) dan Sabtu (13/6) kemarin, Alhamdulillah terjual sampai 50 kantong plastik kecil,” kata Warman, pedagang bunga rampai di dekat Pemakaman Umum Sirnaraga, Jalan Pajajaran, Kota Bandung kepada jabarprov.go.id, Minggu (14/6).

    Satu kantong plastik kecil berisi tiga macam bunga, yaitu bunga kantil, bunga kenanga dan bunga mawar, menurut Warman, harganya Rp 5.000.

    “Biasanya seorang peziarah, tidak cukup membeli satu kantong plastik, paling sedikit membeli dua kantong plastic. Bahkan ada juga yang membeli sampai lima kantong plastic. Mungkin tergantung banyaknya makam yang akan ditaburi bunga ketika berziarah,” kata Warman.

    Selain jelang datangnya bulan Ramadhan, jelas Warman, keuntungan yang diperoleh dari berjualan bunga yang cukup signifikan juga, diraih pada setiap setelah solat Idul Fitri.

    Sodik, pedagang bunga rampai di Pasar Tradisional Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, juga mengungkapkan, sejak Jum’at (12/6), omset penjualan bunga rampai meningkat signifikan. Pada hari-hari biasa, yang membeli paling banyak hanya sampai lima orang. Tetapi, pada hari Jum’at (12/6) dan Sabtu (13/6), mengalami kenaikkan sampai dua kali lipat.

    Syahrul, salah seorang peziarah di Pemakaman Sirnaraga mengatakan, keberadaan para pedagang bunga rampai dekat pemakaman umum memberi kemudahan bagi para peziarah. Dengan adanya pedagang bunga rampai tersebut, katanya, peziarah tidak perlu membawa bunga dari rumah untuk kelengkapan berziarah. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus