Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DKM Masjid Raya Bandung Sediakan 1000 Porsi Tajil Bersama

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12801.jpg

    BANDUNG- Sebagaimana tahun lalu, dalam bulan Ramadhan tahun ini, DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat menyediakan makanan gratis untuk tajil bersama.

    “Untuk tajil bersama ini, Panitia Semarak Ramadhan Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat menyediakan sekitar 1000 porsi perhari. Siapapun yang pada waktunya hadir dan selama jatahnya masih ada, Insya Allah akan dapat menikmati suasana tajil bersama di masjid raya,” kata Ketua Panitia Semarak Ramadhan Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, H. Endang Ma’sum, SH di Sekretariat DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat,  Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, kepada jabarprov.go.id, Kamis (18/6).

    Untuk kegiatan tajil bersama dan terpenuhinya 1000 porsi, kata H. Endang, pihaknya mengajukan proposal ke beberapa instansi, BUMD dan para donatur lainnya.

    “Kami membuat daftar donatur, mudah-mudahan mereka yang dimohonkan bisa memberikan sebagian rezekinya untuk tajil bersama di masjid raya Bandung Provinsi Jawa Barat. Diantara para donatur itu, tercatat antara lain Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur Jawa Barat,” katanya.

    Bagi masyarakat yang ingin tajil bersama di masjid raya Bandung, menurut H. Endang, sebaiknya sudah hadir sejak waktu Ashar untuk ikut kegiatan tadarusan dulu. Sudah menjelang waktu berbuka puasa, baru nanti dipandu untuk membacakan doa buka puasa bersama.

    “Hanya saja, dengan 1000 porsi kami pesimis bisa tersantuni semua. Apalagi sekarang dengan adanya taman yang baru sajas selesai direnovasi, tentunya orang yang ngabuburit lebih banyak lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami mohon maaf apabila nanti ada yang tidak kebagian. Kami tetap akan membagikan tajil sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus