Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Genjot Konsumsi Ikan, Pemerintah Kukuhkan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12995.jpg

    BANDUNG-Pemerintah melalui Kementerian Perikanan dan Kelautan
    berkomitmen untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

    Untuk menggenjot peningkatan konsumsi ikan dibutuhkan partisipasi dari
    berbagai elemen masyarakat.

    Oleh karenanya, dibentuk Forum peningkatan konsumsi ikan.

    Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Dirjen Pemasaran dan Pengolahan
    Hasil Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan, Sadulah Muhdi di
    Gedung Sate, Selasa (30/6).

    Menurut Sadulah Forum peningkatan konsumsi ikan (Forikan) sudah
    terbentuk di 30 Provinsi dan 140 Kabupaten/Kota.

    Di beberapa Provinsi seperti Jateng dan Jatim, Forikan sudah terbentuk
    sampai ke tingkat desa/kelurahan.

    Forikan, dalam teknis operasionalnya bekerja sama dengan PKK.

    Keberadaan Forikan di Jabar, imbuh Sadulah dinilai akan memberikan
    manfaat sangat besar mengingat potensi perikanan di Jabar sangat
    besar.

    Sementara itu, Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam sambutannya
    pada acara tersebut mengatakan di Jabar potensi ikan sangat besar.

    Hal yang diperlukan saat ini. Peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.

    Adapun langkah yang dibutuhkan adanya sosialisasi gemar makan ikan
    kepada masyarakat.

    Dengan kehadiran Forikan, sosialisasi bisa dilakukan oleh masyarakat
    secara luas.

    Sementara it, Kadis Perikanan dan Kelautan Jabar,
    Djafar Ismail mengatakan di Jabar dalam tahun 2014 tingkat konsumsi
    ikan mencapai 24 KKAl per tahun. Di tahun 2015, tingkat konsumsi ikan
    ditargetkan dapat mencapai 27 KKal per tahun

    Program peningkatan konsumsi ikan di Jabar sudah ada direalisasikan
    dalam  beberapa kegiatan.(NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus