Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lowongan Pekerjaan 50.000 Tenaga Operator

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13009.jpg

    BANDUNG-Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Drs. Johny Darma, MM mengungkapkan, saat ini di Jawa Barat ada 50.000 lowongan pekerjaan tenaga operator, antara lain untuk operator rajut, operator produksi dan operator instalasi kabel.

    “Lowongan pekerjaan tenaga operator tersebut antara lain untuk perusahaan-perusahaan tekstil dan garmen serta otomotif di Cianjur, Garut,  Subang dan Sukabumi,” kata Johny Darma di ruang kerjanya, Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Nomor 532, Kota Bandung kepada jabarprov.go.id, Selasa (30/6).

    Lowongan-lowongan pekerjaan tersebut, menurut Johny, sebenarnya sudah diinformasikan kepada masyarakat melalui kegiatan bursa kerja atau job fair yang digelar oleh Disnakertrans Provinsi Jawa Barat. Namun, lowongan pekerjaan tersebut, masih banyak yang tidak terisi karena kebanyakan para pencari kerja yang melamar pada kegiatan bursa kerja, lebih memilih lowongan pekerjaan tenaga adminsitrasi. Padahal yang dibutuhkan tenaga operator.

    “Kita selalu menginformasikan kepada para pencari kerja bahwa sebenarnya gaji tenaga operator lebih besar daripada gaji tenaga administrasi. Dan lowongan pekerjaannya pun lebih banyak lowongan pekerjaan operator,” katanya.

    Karena masih banyak lowongan pekerjaan operator yang belum terisi, akhirnya perusahaan-perusahaan tersebut meminta dukungan kepada pemerintah untuk mengupayakan memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Disnakertrans Provinsi Jawa Barat antara lain menggelar kegiatan pelatihan kilat selama tiga hari untuk mencetak tenaga operator yang siap pakai.

    “Untuk tahun 2015 ini, karena keterbatasan anggaran kita hanya mampu mencetak 250 tenaga operator. Mereka lulusan SD, SMP dan SMA. Tapi, diutamakan lulusan SD dan SMP karena pencari kerja lulusan SD dan SMP masih banyak. Lulusan pelatihan itu langsung diserap oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga operator tersebut,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus