Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPPKS Cetak 600 Tenaga Kesejahteraan Sosial Profesional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13048.jpg

    CIMAHI- Kepala Balai Pengembangan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS) Cibabat-Cimahi Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat,  Dr.H. Endang Hermawan, MM mengungkapkan, dalam tahun anggaran 2015 ini,  BPPKS Cibabat-Cimahi menggelar 12 kali pelatihan bagi 600  orang tenaga kesejahetaraan sosial atau potensi sumber kesejahteraan social (PSKS) se-Jawa Barat.

    “Hingga awal Juli 2015 ini, kita sudah menggelar 6 kegiatan pelatihan atau setengahnya. Mudah-mudahan sampai bulan Nopember nanti, kita tuntaskan kegiatan pelatihan ini,” kata Dr.H. Endang kepada jabarprov.go.id, di ruang kerjanya, Gedung BPPKS Cibabat-Cimahi, Jalan Jenderal H. Amir Machmud Nomor 331, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id, Jum’at (3/7).

    PSKS yang mengikuti pelatihan yang digelar oleh BPPKS terdiri dari pekerja social fungsional Provinsi Jawa Barat, pekerja social masyarakat se-Jawa Barat, tenaga kesejahteraan social kecamatan, taruna siaga bencana, pengurus organisasi social, sakti peksos, pendamping social, para pejabat structural kabupaten/kota serta para penyuluh social.

    Menurut Dr. H. Endang, ada empat tujuan pelatihan yang diselenggarakan BPPKS pada tahun anggaran 2015. Yaitu, pertama, membantu peserta tenaga kesejahteraan sosial untuk mengembangkan berbagai potensi yang meliputi pengetahuan, pengalaman, sikap dan keterampilan dalam penanganan permasalahan sosial agar mampu secara proporsional dan profesional. Kedua, meningkatkan kemampuan, keterampilan dan sikap serta  peran Tenaga Kesejahteraan Sosial  Masyarakat ( TKSM )  dalam penyelenggraan Usaha Kesejahteraan Sosial.

    Ketiga, meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan sikap aparatur Pemerintah dalam   bidang kesejahteraan sosial. Keempat, mengembangkan kurikulum dan potensi pekerjaan sosial.

    Adapun pelatihan yang diberikan meliputi Pekos dasar, pelatihan teknis peksos, pelatihan pendampingan KUBE, pelatihan PSF, bintek asesmen praktek peksos dan seminar pekerjaan social. Para PSKS tersebut dilatih selama 5 hari di gedung pelatihan BPPKS Cibabat-Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud Nomor 331 Kota Cimahi.

    “Beragamnya penyandang masalah kesejahteraan social tentunya  diperlukan para potensi sumber kesejahteraan social yang mumpuni, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kesejahteraan social. Oleh karena itu dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tidak terjadi malpraktek karena mereka dibekali pengetahuan, kemudian dilatih selama kurang lebih lima hari tentang bagaimana cara penanganan-penanganan terhadap para penyandang masalah kesejahteraan social secara professional, efektif dan efisein,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus