Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Teddy Rusfendi Hadiri Halal Bi Halal Tk.Provinsi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13274.jpg

    KARAWANG-Pemkab Karawang pada halal Bil Halal Tk Propinsi Jawa Barat, Kamis (23/7), ikut hadir  yang diwakili  Sekda Kab Karawang H. Teddy Rusfendi mewakili Plt Bupati Karawang dengan didampingi oleh Matin Abdul Rajak selaku Kabag Humas Setda Kab Karawang.

    Hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur, Forum komunikasi Pemerintah daerah, Para bupati/Walikota atau yang mewakili, tokoh agama dan tokoh masyarakat seperti mantan gubernur R.Nuriana dan undangan lainnya serta KH Abdullah gymnastiar sebagai penceramah.

    Pada kesempatan Halal Bi Halal itu, Gubernur Ahmad Heryawan menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya, Gubernur menjelaskan, bahwa proses pembangunan yang ideal akan terwujud apabila ada keseimbangan antara pembanunan fisik material dan pembangunan mental spiritual. Oleh karena itu propinsi jawa Barat disamping akan membangun ruas jalan tol baru seperti  tol Cileunyi – Tasikmalaya, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan,  dan Ciawi – sukabumi sebagai upaya mengurai kemacetan yang selama ini terjadi, juga akan membangun masjid yang akan menjadi pusat kegiatan umat islam di Jawa Barat.

    Menurut Gubernur, salah satu indikator keberhasilan latihan dibulan puasa adalah semakin makmurnya masjid, semakin terhindarnya masyarakat dari perilaku maksiat dan semakin meningkatnya kesalehan sosial, karena selama sebulan umat islam telah digembleng dengan proses yang cukup berat yaitu dengan tidak makan dan minum sebelum waktunya, memperbanyak ibadah dimasjid dan menjaga setiap perkataan dan perbuatan yang akan mengurangi atau membatalkan puasa.

    Oleh kerena itu, lanjut Gubernur, sebagaimana dikutip dari sejarah Ulama terkemuka yaitu Ibn Jauziyyah yang menyatakan kuatnya sebuah Bangsa yaitu dengan banyaknya orang dewasa yang melaksanakan Shalat berjamaah di Masjid dan berdampak akan meminimalisirnya tingkat perilaku menyimpang dalam kehidupan sosial.

    Gubernur menilai saat ini sebesar apapun mesjid kalau terawih pertama bulan puasa dan shalat ied pasti penuh sesak bahkan membeludak keluar masjid, tapi aneh lepas lebaran sekecil apapun masjid tak pernah ada yang penuh sesak untuk berjamaah shalat shubuh. Inilah, kata gubernur, yang harus jadi pekerjaan rumah umat islam di Jawa barat, oleh karena itu selain menuntaskan beberapa ruas jalan tol dalam beberapa tahun ke depan,  Propinsi jawa barat juga akan membangun pusat kegiatan umat islam yang representatif di Jawa barat agar kemajuan pembangunan infra struktur bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

    Gubernur juga mengajak kepada seluruh warga jawa barat untuk  lebih mengedepankan kesamaan dibanding perbedaan, karena pasti lebih banyak persamaan dibanding perbedaan diantara seluruh komponen masyarakat jawa barat yang memiliki karekter “someah hade ka semah’.

    KH Abdullah Gymnastiar dalam tausyiahnya menekankan pentingnya menyikapi kebhinekaan dalam kebangsaan. Menurut Aa Gym perbedaan adalah rahmat dan karunia, namun ketika perbedaan itu tidak disikapi dengan kedewasaan berfikir akan melahirkan perselisihan dan masalah dalam tatanan sosial. Oleh karena itu  Aa gym, mencontohkan berdiri kokohnya sebuah bangunan karena perpaduan yang ideal antara bahan-bahan bagunan seperti batu, bata, semen, pasir dan air. Dengan campuran yang rata dan ditata sedemikian rupa menghasilkan kulitas yang kokoh dan kuat. Tidak ada yang ingin menonjolkan diri merasa paling berjasa tapi bersatu saling mendukung antar komonen dengan kelembutan air sebagai pemersatu.
    ( Matin A Rajak )

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus