Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Musim Kemarau, Teh Masih Bertahan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13317.jpg

    BANDUNG-Pada musim kemarau yang terjadi akhir-akhir ini, untuk pengaruh yang ditimbulkannya yaitu terhadap komuditas tanaman perkebunan  yaitu tanaman teh.

    Untuk komoditas teh,dalam situasi musim kemarau masih bisa bertahan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

    Hal demikian, diungkapkan Kadis Perkebunan Jabar, Arif Santosa, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (27/7).

    Menurut Arif, di musim Kemarau secara alami produksi yang akan dihasilkan mengalami  perbedaan dengan musim hujan.

    Untuk musim  hujan Teh tumbuh cepat terutama di bagian tunas sampai pucuk. Sementara dari sisi kualitas, Teh yang  dihasilkan dalam musim kemarau, lebih bagus.

    Arif, lebih lanjut memaparkan untuk mengatasi gangguan teh baik dari sisi kuantitas maupun kualitas  sudah disiapkan program perbaikan diantaranya  program penyelamatan bisnis teh.

    Dengan langkah tersebut, kualitas teh lebih tinggi, sehingga harganya bisa bersaing. Produksi teh asal Jabar rata-rata per tahun mencapai 120.000 ton per tahun.

    Pemasaran produk Teh jenis premium tembus ke beberapa negara antara lain :   Inggris ,  Saudi Arabia, Asia Timur, dan Amerika Serikat.

    Keberadaan teh jenis premium ke pasar ekspor mencapai 80 persen. Sementara kebutuhan teh di dalam Jabar mencapai 20 sampai 30 persen.

    Dengan kondisi tersebut, untuk memenuhi kebutuhan teh masyarakat asal Jabar diantaranya dipasok dari beberapa negara diantaranya India dan Vietnam.

    Kondisi teh asal negara tersebut dari sisi kualitas lebih rendah dari produksi teh asal Jabar. Untuk memaksimalkan produksi teh, akan  dibenahi dari sisi on farm diantaranya melalui perbaikan dalam tahapan pekerjaan pemupukan dan rehabilitasi kebun. Di areal lahan perkebunan,  ujar Arif ditanam tambahan tanaman. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus